Pencarian

Pemprov Jabar Siapkan Knalpot Standar Gratis di Pos Polisi untuk Gantikan Knalpot Brong, Warung Penjual Tramadol Terancam Dibongkar

Sabtu, 08 Agustus 2026 • 23:26:01 WIB
Pemprov Jabar Siapkan Knalpot Standar Gratis di Pos Polisi untuk Gantikan Knalpot Brong, Warung Penjual Tramadol Terancam Dibongkar
Pengendara sepeda motor di Jawa Barat dapat mengganti knalpot brong secara gratis di pos satuan lalu lintas yang telah disiapkan Pemprov Jabar.

BANDUNG — Pemprov Jabar memastikan pengendara sepeda motor yang memakai knalpot brong tidak akan langsung ditilang. Mereka diberi opsi mengganti knalpot secara gratis di pos satuan lalu lintas (satlantas) yang telah disiapkan, khusus bagi warga kurang mampu.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan jalan raya bukan tempat untuk menyalurkan kebisingan maupun memicu konflik. Menurutnya, penertiban harus dimulai dari disiplin pengendara roda dua dalam memakai knalpot standar pabrikan.

"Jalan bukan pusat kebisingan. Jalan bukan pusat kesemerawutan. Jalan bukan pusat konflik. Maka harus dimulai dengan mendisiplinkan para pengendara kendaraan bermotor, khususnya roda dua, untuk menggunakan knalpot standar," kata Dedi di Bandung, Sabtu.

Mekanisme Penggantian Knalpot di Pos Polisi

Program ini menyasar pengendara yang keberatan membeli knalpot standar seharga Rp400.000. Petugas di pos satlantas akan menyediakan knalpot pengganti secara cuma-cuma.

Dedi menegaskan penggantian wajib dilakukan di tempat sebelum pengendara diizinkan melanjutkan perjalanan. "Dan para pengendara wajib langsung mengganti knalpot nonstandar di tempat sebelum diperbolehkan melanjutkan perjalanan," ujarnya.

Warung Penjual Tramadol Dibongkar Paksa

Di sisi lain, Pemprov Jabar mengambil tindakan tegas terhadap peredaran obat keras tertentu (OKT) dan minuman keras yang kian meresahkan. Fokus sasaran adalah warung-warung kecil di pinggir jalan yang menjual tramadol secara bebas.

Dedi menyebut akses publik untuk mendapatkan obat tersebut terlalu mudah karena dijual di warung kecil. Kebijakannya pun tegas: bangunan warung yang terbukti menjual langsung dibongkar.

"Kenapa ini menjadi fokus? Pertama, akses publik untuk mendapatkannya gampang karena ada di warung kecil di pinggir jalan, sehingga kebijakan saya adalah ketika ditemukan bangunannya langsung dibongkar," kata Dedi.

Polda Jabar Amankan 2,72 Juta Butir Tramadol

Langkah ini sejalan dengan hasil operasi penindakan kejahatan jalanan yang digelar Polda Jabar. Sebelumnya, Dedi Mulyadi bersama Kapolda Jabar Irjen Pol Pipit Rismanto melakukan pemusnahan barang bukti di Mapolda Jabar pada Jumat (7/8).

Kapolda Jawa Barat mengungkapkan, sepanjang periode Juni hingga Agustus 2026, jajarannya berhasil mengamankan 2,72 juta butir obat keras tertentu seperti tramadol. Barang bukti tersebut diamankan dari 115 kasus dengan 128 tersangka.

Secara keseluruhan, operasi penindakan Polda Jabar menggulung 352 kasus kejahatan jalanan dengan 413 tersangka. Polisi juga mengamankan 1.016 sepeda motor dan 12 mobil curian, menyita 25.000 botol miras, serta berbagai jenis narkotika seperti sabu, ganja, ekstasi, dan tembakau sintetis.

"Untuk kasus narkotika dan obat keras tertentu, Polda Jabar berhasil menyelamatkan 3,1 juta jiwa dengan nilai barang bukti sekitar Rp20 miliar lebih," ucap Pipit Rismanto.

Follow jabarviral.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jabar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks