BANDUNG — Universitas Brawijaya (UB) memastikan akses pendidikan bagi calon mahasiswa baru asal Bandung melalui pemberian bantuan laptop dan beasiswa. Program ini menyasar mahasiswa yang secara ekonomi membutuhkan dukungan tambahan agar dapat mengikuti perkuliahan tanpa hambatan.
Bantuan tersebut diserahkan langsung oleh perwakilan universitas dalam sebuah acara yang digelar di Bandung. Laptop yang diberikan diharapkan dapat menunjang proses belajar mengajar yang kini banyak mengandalkan perangkat digital.
Bantuan untuk Mahasiswa Baru dari Keluarga Kurang Mampu
Penerima bantuan merupakan calon mahasiswa yang telah dinyatakan lolos seleksi masuk UB. Beasiswa yang diberikan bersifat parsial, mencakup sebagian biaya pendidikan selama masa studi.
“Kami ingin memastikan tidak ada mahasiswa yang putus kuliah hanya karena masalah biaya atau keterbatasan akses perangkat belajar,” ujar perwakilan UB dalam sambutannya.
Dukungan Perangkat Digital untuk Perkuliahan Modern
Selain beasiswa, pemberian laptop menjadi bagian penting dari program ini. Sebab, perkuliahan di UB telah mengadopsi sistem pembelajaran berbasis teknologi yang membutuhkan perangkat memadai.
Bantuan ini disambut baik oleh para calon mahasiswa dan orang tua. Mereka mengaku terbantu dengan adanya program yang langsung menyentuh kebutuhan pokok perkuliahan sejak awal.
Komitmen UB dalam Pemerataan Akses Pendidikan
Langkah ini merupakan bagian dari komitmen Universitas Brawijaya untuk mendorong pemerataan akses pendidikan tinggi di Indonesia. Dengan menyasar calon mahasiswa dari daerah seperti Bandung, UB berupaya menjaring bibit unggul dari berbagai latar belakang ekonomi.
Program serupa direncanakan akan diperluas ke kota-kota lain di Jawa Barat dan provinsi sekitarnya pada periode penerimaan mahasiswa baru berikutnya.