BANDUNG — Bank bjb resmi menyalurkan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman untuk tahun 2026 di Jawa Barat. Total pagu bantuan mencapai Rp700 miliar yang diperuntukkan bagi 35.000 penerima manfaat di seluruh provinsi.
Corporate Secretary bank bjb Irwan Riswandi menegaskan, kepercayaan ini menegaskan peran strategis perseroan sebagai mitra pemerintah dalam memastikan bantuan tersalur secara tepat sasaran, transparan, dan akuntabel.
Penyaluran Tahap Awal Sudah Tembus Rp172 Miliar
Sejak Maret 2026, bank bjb telah memfasilitasi pembukaan 11.447 rekening penerima BSPS. Total nominal yang sudah tersalur mencapai Rp172,15 miliar, atau sekitar 24,6 persen dari total pagu.
Penyaluran dilakukan dalam beberapa tahap. Tahap 1 mencakup 1.981 rekening senilai Rp39,62 miliar. Tahap 2 dan 3 menjangkau 5.905 rekening dengan nilai Rp118,10 miliar. Tahap 4 sebanyak 275 rekening senilai Rp5,50 miliar, dan Tahap 4.2 sebanyak 3.286 rekening dengan nilai Rp65,73 miliar.
Empat Wilayah Kerja PPK Jadi Dasar Penyaluran
Bank bjb dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) menandatangani Perjanjian Kerja Sama (PKS) pada Selasa (30/6) sebagai tindak lanjut pembagian pelaksanaan program ke dalam empat wilayah kerja. Selain addendum terhadap perjanjian yang sudah berjalan, tiga perjanjian kerja sama baru ditandatangani antara bank bjb dengan PPK 2, PPK 3, dan PPK 4.
Setiap wilayah kerja memiliki mekanisme penyaluran yang terintegrasi melalui sistem layanan perbankan bank bjb. Skema ini diharapkan mampu meningkatkan efektivitas sekaligus memperkuat tata kelola, transparansi, dan akuntabilitas penggunaan anggaran pemerintah.
BSPS: Stimulan untuk Rumah Swadaya Masyarakat
Program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) merupakan program pemerintah pusat yang memberikan stimulus bagi masyarakat berpenghasilan rendah untuk membangun atau memperbaiki rumah secara swadaya. Bantuan disalurkan melalui rekening penerima yang dibuka di bank bjb.
Dengan total 35.000 penerima di Jawa Barat, program ini menjadi salah satu yang terbesar di Indonesia. Bank bjb sendiri merupakan bank pembangunan daerah yang sahamnya dimiliki oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan kabupaten/kota di Jawa Barat.