Pencarian

Wali Kota Bogor Dedie Rachim Kaji Ulang Lokasi Car Free Day, Jalan Sudirman Terkendala Tiga Gereja

Jumat, 07 Agustus 2026 • 17:28:49 WIB
Wali Kota Bogor Dedie Rachim Kaji Ulang Lokasi Car Free Day, Jalan Sudirman Terkendala Tiga Gereja
Wali Kota Bogor Dedie Rachim menyampaikan kajian ulang lokasi Car Free Day menyusul keberadaan tiga gereja di Jalan Jenderal Sudirman.

BOGOR — Rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor menghidupkan kembali Car Free Day (CFD) masih jauh dari kata final. Wali Kota Bogor Dedie A. Rachim menyatakan pihaknya belum menetapkan lokasi dan justru tengah mematangkan kajian agar kegiatan tersebut tidak berbenturan dengan aktivitas warga, khususnya akses menuju rumah ibadah.

Dedie mengungkapkan, Jalan Jenderal Sudirman menjadi salah satu ruas yang paling potensial untuk dijadikan lokasi CFD. Namun, potensi itu harus diuji dengan realitas di lapangan: di sepanjang jalan tersebut berdiri tiga gereja yang setiap Minggu pagi ramai dikunjungi jemaat.

Jemaat Gereja Jadi Pertimbangan Utama

Kekhawatiran utama yang disampaikan Dedie adalah dampak penutupan jalan terhadap mobilitas jemaat yang hendak beribadah. Jika CFD digelar pada hari Minggu, dikhawatirkan ribuan jemaat akan kesulitan mencapai tempat ibadahnya.

"Pertimbangannya betul kita ingin melaksanakan CFD. Tetapi di lokasi misalnya di Jalan Jenderal Sudirman itu ada tiga gereja. Para jemaat gereja menyampaikan kepada kita, kalau diselenggarakan hari Minggu, mereka lewat mana? Saya juga memikirkan itu," kata Dedie, Jumat (7/8/2026).

Penegasan ini sekaligus menjawab aspirasi yang selama ini berkembang di masyarakat. Dedie memastikan kebijakan yang diambil nantinya tidak akan mengorbankan kepentingan satu kelompok demi kelompok lainnya.

Mencari Titik Tengah yang Tidak Merugikan Siapa pun

Dedie menegaskan bahwa dirinya sebagai kepala daerah memiliki tanggung jawab moral untuk mengayomi seluruh elemen masyarakat Kota Bogor, tanpa terkecuali. Prinsip ini yang menjadi dasar baginya untuk tidak terburu-buru mengambil keputusan.

"Karena warga Bogor bukan hanya yang muslim saja. Warga nonmuslim yang akan beribadah ke gereja juga harus saya pikirkan," ujarnya.

Ia memastikan Pemkot Bogor terus mencari titik paling ideal. Berbagai opsi tengah diuji, termasuk kemungkinan memindahkan lokasi ke ruas jalan lain yang lebih minim konflik kepentingan atau mengatur skema rekayasa lalu lintas yang lebih fleksibel.

"Ya, saya cari titik, pokoknya semuanya tidak terganggu lah ya, semuanya," ucapnya.

Pemkot Minta Warga Bersabar

Dedie meminta seluruh warga untuk bersabar menunggu hasil kajian yang sedang berjalan. Ia berjanji keputusan yang diambil nanti akan menjadi solusi terbaik bagi semua pihak, bukan hanya segelintir kelompok.

"Jadi sabar lah ya. Jangankan umat, tatangkalan, semut sekalipun saya tanggung jawab. Semuanya ada di Bogor, jin juga sama. Semuanya tanggung jawab saya," pungkasnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada kepastian kapan CFD akan kembali digelar di Kota Bogor. Pemkot masih membuka ruang dialog dengan berbagai elemen masyarakat, termasuk pengurus rumah ibadah, sebelum akhirnya mengumumkan lokasi dan waktu pelaksanaan secara resmi.

Follow jabarviral.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bogor-kita.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks