Pencarian

Harga Cabai Merah Keriting di Jawa Barat Melonjak Rp 1.209 per Kg, Bawang Merah Justru Turun

Kamis, 06 Agustus 2026 • 20:27:01 WIB
Harga Cabai Merah Keriting di Jawa Barat Melonjak Rp 1.209 per Kg, Bawang Merah Justru Turun
Harga cabai merah keriting di Jawa Barat tercatat naik menjadi Rp 36.907 per kg pada Kamis (6/8/2026) sore.

BANDUNG — Pergerakan harga pangan di Jawa Barat pada Kamis (6/8/2026) sore menunjukkan tren beragam. Data Sistem Pemantauan Pasar Kebutuhan Pokok Kementerian Perdagangan (SP2KP Kemendag) pukul 15.02 WIB mencatat enam dari 16 komoditas mengalami kenaikan, sementara dua komoditas lainnya turun.

Kenaikan harga cabai merah keriting menjadi perhatian utama karena persentasenya paling tinggi. Harga komoditas ini melonjak dari posisi sebelumnya menjadi Rp 36.907 per kg. Kenaikan ini berpotensi menekan daya beli masyarakat, terutama ibu rumah tangga yang bergantung pada cabai untuk kebutuhan dapur harian.

Daftar Harga Pangan yang Naik di Jabar

Selain cabai merah keriting, sejumlah bahan pokok lain juga mencatatkan kenaikan meski dengan besaran bervariasi. Cabai merah besar naik 2,07 persen menjadi Rp 49.549 per kg, disusul cabai rawit merah yang naik 1,02 persen ke level Rp 46.648 per kg.

  • Daging ayam ras: Rp 38.512 per kg (naik 0,56%)
  • Bawang putih honan: Rp 35.130 per kg (naik 0,48%)
  • Kedelai impor: Rp 13.634 per kg (naik 0,28%)

Bawang Merah dan Telur Ayam Justru Turun

Di tengah lonjakan harga cabai, dua komoditas penting justru mengalami penurunan. Bawang merah turun paling dalam sebesar 0,64 persen menjadi Rp 32.512 per kg. Telur ayam ras juga ikut melemah 0,17 persen ke harga Rp 25.191 per kg.

Penurunan harga bawang merah ini menjadi kabar baik bagi konsumen. Sebelumnya, harga bawang merah sempat berada di level yang lebih tinggi dan membebani pengeluaran rumah tangga.

Harga Pangan yang Stabil di Jabar

Sebagian besar komoditas lainnya terpantau stabil atau tidak mengalami perubahan harga. Daging sapi paha belakang masih bertahan di harga Rp 144.074 per kg, sementara beras premium dan beras medium masing-masing dipatok Rp 14.659 per kg dan Rp 13.251 per kg.

Minyak goreng sawit kemasan premium tetap di Rp 21.201 per liter dan minyak curah Rp 19.813 per liter. Minyakita masih dijual Rp 15.700 per liter. Gula pasir curah bertahan di Rp 17.935 per kg dan tepung terigu Rp 12.009 per kg.

Dorongan Inflasi dari Sektor Pangan

Fluktuasi harga pangan di Jawa Barat ini terjadi di tengah tekanan inflasi nasional. Sebelumnya, data menunjukkan bensin menjadi komoditas utama penyebab inflasi bulanan Indonesia pada Juni 2026. Kini, lonjakan harga cabai di Jabar berpotensi menambah tekanan inflasi pada bulan Agustus.

Pemantauan harga oleh SP2KP Kemendag dilakukan secara berkala setiap hari kerja. Data ini menjadi acuan bagi pemerintah daerah untuk mengantisipasi lonjakan harga lebih lanjut dan menjaga stabilitas pasokan pangan di pasar.

Masyarakat diimbau untuk mencermati perkembangan harga ini dan menyesuaikan belanja harian. Pedagang pasar di sejumlah kota besar Jabar biasanya langsung merespons perubahan harga acuan dari data Kemendag ini dalam satu hingga dua hari ke depan.

Follow jabarviral.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: databoks.katadata.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks