Pencarian

Perumda Tirta Kahuripan Kerahkan 12 Armada Tangki dan Buka 8 IPA Atasi Kekeringan di Kabupaten Bogor

Selasa, 28 Juli 2026 • 13:42:01 WIB
Perumda Tirta Kahuripan Kerahkan 12 Armada Tangki dan Buka 8 IPA Atasi Kekeringan di Kabupaten Bogor
Perumda Tirta Kahuripan mengerahkan 12 armada tangki untuk mendistribusikan air bersih ke lokasi rawan kekeringan di Kabupaten Bogor.

KABUPATEN BOGOR — Perusahaan daerah pelayanan air minum itu tidak hanya fokus pada pelanggan tetap. Direktur Umum Perumda Air Minum Tirta Kahuripan, Abdul Somad, menegaskan bahwa institusinya memiliki tanggung jawab sosial untuk hadir saat kondisi darurat.

“Air bersih merupakan kebutuhan dasar masyarakat. Sebagai perusahaan daerah yang bergerak di bidang pelayanan air bersih, kami memiliki tanggung jawab untuk hadir ketika masyarakat membutuhkan,” ujar Abdul Somad dalam keterangan resmi yang diterima Bogor Daily.

Delapan IPA Disulap Jadi Stasiun Pengisian Air

Untuk mempercepat distribusi, Perumda Tirta Kahuripan mengubah delapan instalasi pengolahan air menjadi stasiun pengisian bagi mobil tangki. Selain itu, sebanyak 12 armada tangki dikerahkan secara bergilir ke lokasi-lokasi yang dinilai paling rawan.

Perusahaan juga mengoptimalkan penggunaan Water Treatment Plant (WTP) mobile yang ditempatkan di titik-titik strategis. Langkah ini diambil agar pasokan air bersih bisa menjangkau wilayah yang jauh dari jaringan perpipaan utama.

Mekanisme Pengajuan Bantuan Air Bersih

Warga yang mengalami krisis air bersih tidak perlu langsung menghubungi Perumda. Prosedurnya, permohonan diajukan melalui Pemerintah Desa setempat yang kemudian diteruskan ke BPBD Kabupaten Bogor.

BPBD akan melakukan asesmen kebutuhan di lapangan. Setelah itu, pendistribusian dikoordinasikan bersama mobil tangki milik Tirta Kahuripan, Damkar, Dinas Sosial, PMI, dan Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS).

Imbauan Bijak Gunakan Air Selama Kemarau

Abdul Somad juga mengimbau kepada pelanggan dan masyarakat luas untuk menggunakan air secara bijaksana selama musim kemarau. Prioritas utama, kata dia, adalah kebutuhan pokok seperti minum, memasak, dan mandi.

“Kami minta warga menampung air sebagai cadangan serta menjaga sumber-sumber air dengan tidak membuang sampah maupun limbah ke sungai,” ujarnya. Ia memperingatkan bahwa pencemaran sungai akan langsung mengganggu proses produksi air bersih di instalasi pengolahan.

Sinergi antara perangkat daerah dan kesadaran masyarakat dinilai menjadi kunci agar kebutuhan air bersih selama musim kemarau dapat terus terpenuhi. Dengan begitu, dampak kekeringan yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bogor bisa diminimalkan.

Follow jabarviral.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: bogordaily.net

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks