JAWA BARAT — Kepastian ini mengakhiri spekulasi yang berbulan-bulan beredar di kalangan Bobotoh. Komisaris PT Persib Bandung Bermartabat, Umuh Muchtar, mengakui proses negosiasi berjalan panjang sebelum akhirnya mencapai kata sepakat.
"Sebelumnya saya sempat minta sabar kepada Bobotoh dan berjanji akan mendatangkan pemain bagus. Sekarang yang ditunggu-tunggu Alhamdulillah sudah pasti, Peralta resmi gabung," kata Umuh dalam sesi perkenalan.
Catatan 20 Gol Jadi Alasan Utama Perekrutan
Pada musim 2025/2026 bersama Borneo FC, pemain bernama lengkap Mariano Ezequiel Peralta Bauer itu mencatat 20 gol dan 14 assist. Catatan tersebut menempatkannya di jajaran pemain asing paling produktif di Super League.
Umuh menjelaskan, keputusan merekrut Peralta lahir dari evaluasi tim pelatih yang memantau konsistensi penampilannya. "Tim pelatih membutuhkan pemain dengan karakter menyerang yang memiliki mobilitas tinggi, kecepatan, serta mampu mengonversi peluang menjadi gol secara efektif," ujarnya.
Pengalaman di Argentina dan Uruguay Jadi Modal Adaptasi
Lahir di Adrogue, Argentina, 20 Februari 1998, Peralta mengawali karier di akademi San Lorenzo. Ia menandatangani kontrak profesional pada 2018 dan menjalani debut di kasta tertinggi Liga Argentina pada Maret 2020.
Sebelum merumput di Indonesia, pemain sayap ini sempat dipinjamkan ke Union de Santa Fe dan berkarier di Uruguay bersama Cerro. Jejaknya di Amerika Selatan dinilai mempercepat adaptasi dengan gaya sepak bola Asia.
Target: Skuad Lebih Kompetitif untuk Domestik dan Asia
Perekrutan ini menjadi bagian dari rencana Persib membangun skuad yang lebih kompetitif di ajang domestik maupun Asia. Dengan jadwal padat yang menanti, kehadiran Peralta diharapkan menambah kedalaman lini depan.
"Dengan pengalaman yang dimiliki, kami percaya Mariano mampu beradaptasi dengan cepat dan memberikan kontribusi terbaik bagi tim. Kami berharap ia dapat tumbuh bersama Persib dan menjadi bagian dari perjalanan meraih prestasi yang lebih tinggi," tutup Umuh.