Pencarian

PMI Asal Cianjur Ai Juariah Akhirnya Tiba di Tanah Air Usai 14 Bulan Tertahan di Libya, Polisi Selidiki TPPO

Senin, 13 Juli 2026 • 12:45:31 WIB
PMI Asal Cianjur Ai Juariah Akhirnya Tiba di Tanah Air Usai 14 Bulan Tertahan di Libya, Polisi Selidiki TPPO
Ai Juariah, PMI asal Cianjur, tiba di Bandara Soekarno-Hatta setelah 14 bulan tertahan di Libya.

CIANJUR — Perjuangan Ai Juariah untuk kembali ke kampung halaman akhirnya usai. Pekerja migran asal Cianjur yang videonya heboh di media sosial karena memohon pertolongan dalam keadaan terluka di Libya, mendarat di Bandara Soekarno-Hatta, Minggu malam. Ia langsung dijemput tim gabungan dari KP2MI, BP3MI Jawa Barat, dan Polres Cianjur.

Denda Rp150 Juta Lenyap, Pemerintah Turun Tangan

Proses pemulangan Ai sempat menemui jalan buntu. Situasi politik yang tidak stabil di Libya dan tuntutan denda sebesar Rp150 juta menjadi hambatan utama. Namun, intervensi pemerintah pusat berhasil membebaskan Ai dari kewajiban membayar denda tersebut, sehingga proses kepulangannya bisa dipercepat.

Polisi Bawa Ai ke Pendopo Sebelum Periksa di Mapolres

Setibanya di Cianjur, Ai dijadwalkan menuju Pendopo Cianjur untuk bertemu dengan Bupati dan keluarganya. Kapolres Cianjur, AKBP A Alexander Yurikho Hadi, mengonfirmasi bahwa keluarga korban tidak ikut menjemput ke Jakarta dan baru dipertemukan di Cianjur.

"Setelah itu baru kami akan bawa ke Mapolres untuk dimintai keterangan terkait kasus dugaan TPPO-nya," kata Kapolres, Senin (13/7/2026).

Video 59 Detik yang Menguak Praktik Calo TPPO

Kasus ini mencuat setelah video berdurasi 59 detik viral. Dalam rekaman itu, Ai tampak menangis dengan luka di kepala yang mengucurkan darah hingga membasahi pakaiannya. Ia memohon bantuan kepada Presiden Prabowo dan Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi. Ai diduga menjadi korban TPPO dengan modus pemberangkatan tenaga kerja nonprosedural ke Timur Tengah dan dipaksa bekerja meski dalam kondisi kesehatan yang buruk.

Pendampingan Hukum dan Psikologis Disiapkan

Kepala Balai Pelayanan Pelindungan Pekerja Migran Indonesia (BP3MI) Jawa Barat, Kombes Pol Singgih Hermawan, menyatakan pihaknya bersama Polres Cianjur dan Kementerian PPPA akan mengawal kepulangan Ai hingga ke kediamannya. Polres Cianjur juga akan melakukan pendampingan terkait dugaan TPPO oleh calo yang memberangkatkan Ai ke Libya.

"Setelah berhasil pulang ke Indonesia, selanjutnya Polres Cianjur akan melakukan pendampingan terkait dugaan Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) oleh calo yang telah membawa Ibu Ai ke Libya," kata Singgih.

Follow jabarviral.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks