Pencarian

Resmi Dibuka, SPMB Sekolah Maung 2026 di Jabar Hapus Zonasi, Fokus Penuh pada Jalur Prestasi

Senin, 18 Mei 2026 • 17:44:35 WIB
Resmi Dibuka, SPMB Sekolah Maung 2026 di Jabar Hapus Zonasi, Fokus Penuh pada Jalur Prestasi
Kepala Dinas Pendidikan Jabar membuka pendaftaran SPMB Sekolah Maung 2026 tanpa sistem zonasi.

BANDUNG — Pendaftaran SPMB Sekolah Maung 2026 di Jawa Barat resmi dibuka pada 25 hingga 29 Mei 2026. Program unggulan Pemerintah Provinsi Jawa Barat ini menjadi terobosan baru dalam sistem penerimaan siswa di tingkat SMA dan SMK.

Kepala Dinas Pendidikan Jawa Barat, Purwanto, menyatakan bahwa tahapan sosialisasi sudah dimulai sejak 18 Mei 2026. Ia menegaskan bahwa SPMB Sekolah Maung hadir dengan konsep yang berbeda dari sistem penerimaan siswa pada umumnya.

“Mulai tanggal 25 sampai 29 Mei, kami membuka SPMB Sekolah Maung. Ini bagian dari program unggulan Pemprov Jabar,” ujar Purwanto dalam keterangan resminya.

Mengapa Zonasi Dihapus Total?

Berbeda dengan sistem PPDB sebelumnya yang menggunakan zonasi, SPMB Sekolah Maung sepenuhnya mengandalkan jalur prestasi. Artinya, tidak ada lagi pembagian wilayah atau kedekatan domisili sebagai syarat utama.

Kebijakan ini diambil untuk menjaring siswa-siswa terbaik dari seluruh Jawa Barat, tanpa batasan geografis. Seleksi akan dilakukan berdasarkan capaian akademik maupun non-akademik yang dimiliki calon peserta didik.

Jadwal dan Tahapan Seleksi

Pendaftaran dibuka selama lima hari, mulai 25 hingga 29 Mei 2026. Sosialisasi program telah berlangsung sejak 18 Mei 2026 agar calon peserta dan orang tua memahami sistem baru ini.

Purwanto menambahkan bahwa pihaknya akan memastikan proses seleksi berjalan transparan. Semua calon peserta didik dinilai berdasarkan prestasi yang telah diraih, baik di bidang akademik maupun non-akademik.

Dampak Bagi Calon Siswa dan Orang Tua

Penghapusan zonasi membawa implikasi besar bagi persaingan masuk SMA dan SMK unggulan di Jawa Barat. Siswa dari daerah terpencil kini memiliki kesempatan yang sama dengan siswa di perkotaan untuk bersaing.

Namun, kebijakan ini juga menuntut persiapan lebih matang dari segi portofolio prestasi. Calon peserta didik harus menyiapkan dokumen pendukung prestasi sejak jauh-jauh hari sebelum masa pendaftaran dibuka.

Pemprov Jabar berharap sistem baru ini mampu menjaring bibit unggul dari seluruh penjuru provinsi. Sekolah Maung dirancang sebagai wadah pembinaan siswa berprestasi menuju jenjang pendidikan tinggi dan dunia kerja.

Bagikan
Sumber: radarcirebon.disway.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks