Pencarian

Heli Mulyana, Eks Supir di Sukabumi Kini Raup Omzet Rp 300 Juta per Bulan Usai Dapat KUR BRI

Senin, 18 Mei 2026 • 15:45:06 WIB
Heli Mulyana, Eks Supir di Sukabumi Kini Raup Omzet Rp 300 Juta per Bulan Usai Dapat KUR BRI
Heli Mulyana memimpin bisnis ayam potong dengan omzet Rp 300 juta per bulan di Sukabumi.

SUKABUMI — Di sebuah rumah sederhana di Jalan Cikiray Kaler, Kampung Sukamanah, Kecamatan Cisaat, aktivitas bisnis ayam potong berjalan tanpa henti. Telepon berdering, kendaraan keluar masuk, dan belasan karyawan sibuk mengatur distribusi. Pusat kendali operasi itu berada di tangan Heli Mulyana, pria 52 tahun yang memulai karirnya sebagai sopir di rumah pemotongan ayam (RPA).

Bisnis Gagal Berkali-kali, Pinjaman BRI Tetap Jalan

Kisah Heli bukanlah cerita sukses instan. Sejak akhir 1990-an, ia mencoba berbagai usaha: berjualan gerobak, membuka warung nasi, hingga bisnis material bangunan. Semua kandas. Namun, satu hal yang ia pertahankan: cicilan pinjaman di BRI.

"Awalnya saya tidak fokus, usaha berganti-ganti. Tapi satu hal yang konsisten, pinjaman saya tetap di BRI," kenang Heli. Titik balik datang ketika ia memutuskan fokus pada ayam potong dan mendapatkan suntikan modal melalui program KUR BRI.

Omzet Rp 300 Juta dan Jaringan Lima Jongko

Dari hanya menjual 5 kilogram per hari, Heli kini mampu mengolah hingga lima ton ayam setiap harinya. Rinciannya, tiga ton daging dan dua ton bagian sampingan seperti kepala, ceker, dan sayap. Ia memiliki lima jongko penjualan yang tersebar di Cibadak, Cicantayan, dan Cisaat.

Konsep bisnisnya sederhana namun efektif: setiap jongko saling menopang. Jika satu lokasi sepi, stok langsung dialihkan ke jongko lain agar barang tetap habis. "Harga ayam dari saya Rp 27 ribu, dijual Rp 32 sampai Rp 34 ribu. Saya juga pasok ke dapur MBG," jelasnya. Omzet usahanya kini mencapai sekitar Rp 300 juta per bulan.

Dari Supir Jadi Bos dengan Belasan Karyawan

Kepala Unit BRI Cisaat Cabang Sukabumi, Irfan Abdulrohman, menuturkan bahwa kisah Heli adalah cerminan misi BRI sebagai bank rakyat. Menurutnya, dukungan permodalan yang tepat bisa mengubah hidup seseorang dari nol hingga naik kelas.

"Pak Heli adalah contoh bagaimana keberanian berusaha, jika dipadukan dengan dukungan permodalan yang tepat, bisa mengubah hidup seseorang. Dari seorang supir, kini beliau menjadi pengusaha dengan omzet ratusan juta rupiah. BRI merasa bangga bisa menjadi bagian dari perjalanan itu," ujar Irfan.

Ia menambahkan, BRI tidak hanya menyalurkan kredit, tetapi juga membangun kepercayaan dan pendampingan. "Kami ingin memastikan usaha mereka tumbuh sehat, berkelanjutan, dan memberi manfaat bagi lingkungan sekitar. Pak Heli kini tidak hanya sukses secara pribadi, tetapi juga membuka lapangan kerja bagi masyarakat Sukabumi," jelasnya.

Strategi Distribusi dan Pasokan ke Program MBG

Heli membeli ayam secara DO dari perusahaan besar, lalu mendistribusikannya ke pasar dan toko-toko. Istrinya, Ratu Rahelian, kini tercatat sebagai nasabah aktif BRI yang turut mengelola keuangan bisnis. Dengan jaringan distribusi yang solid, Heli mampu memasok kebutuhan ayam hingga ke dapur program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Irfan berharap kisah Heli bisa menginspirasi pelaku UMKM lain untuk berani bermimpi. "Kami ingin semakin banyak UMKM yang naik kelas. Harapan kami, kisah Pak Heli bisa menginspirasi pelaku usaha lain untuk berani bermimpi dan mewujudkannya bersama BRI," tutupnya.

Bagikan
Sumber: radarsukabumi.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks