JAWA BARAT — KM Mutiara Persada III mengalami gangguan pada mesin utama atau Main Engine (ME) saat berlayar dari Pelabuhan Cigading, Cilegon menuju Pelabuhan Panjang, Lampung Selatan. Kapal mengangkut 179 penumpang laki-laki serta puluhan kendaraan logistik yang terdiri dari 11 truk golongan V B, 54 truk golongan VI B, dan 28 truk golongan VII B.
Kronologi Gangguan Mesin di Perairan Tanggamus
Kapal bertolak dari Pelabuhan Cigading pada Kamis, 14 Mei 2026 pukul 04.15 WIB. Namun sekitar pukul 09.00 WIB, mesin utama kapal mendadak mati saat berada di koordinat 05°47.862? LS / 105°33.083? BT, di wilayah perairan Tanggamus, Lampung Selatan.
Tanpa tenaga penggerak, kapal hanya bisa terombang-ambing di tengah Selat Sunda. Situasi ini langsung dilaporkan ke otoritas setempat, mengingat kapal membawa muatan padat dan puluhan awak serta penumpang.
KN GOLOK-P.206 Dikerahkan untuk Evakuasi
Mendapat laporan tersebut, Kasubdit Patroli Airud Polda Banten Kompol Lis Handaya menyatakan bahwa KN GOLOK-P.206 segera diterjunkan ke lokasi. “Setelah menerima informasi itu, KN GOLOK-P.206 langsung menjalankan operasi SAR dan evakuasi penumpang sebagai bentuk keselamatan pelayaran,” kata Lis dikutip dari iNews Banten.
Proses evakuasi berlangsung di tengah kondisi perairan yang dinamis. Tim SAR gabungan berupaya memindahkan para penumpang dari kapal yang mati mesin ke kapal patroli, satu per satu, untuk menghindari risiko kecelakaan di tengah laut.
Muatan Logistik Jadi Tantangan Tambahan
Selain 179 penumpang, kapal juga membawa puluhan truk berbagai golongan dengan muatan logistik. Keberadaan kendaraan berat ini membuat proses evakuasi tidak bisa dilakukan sekaligus. Prioritas utama tetap pada keselamatan manusia, sementara muatan ditangani secara bertahap setelah semua penumpang dievakuasi.
Belum ada laporan mengenai korban jiwa dalam insiden ini. Namun, gangguan mesin di tengah Selat Sunda yang merupakan jalur pelayaran sibuk menjadi peringatan akan pentingnya kesiapan teknis kapal sebelum berlayar, terutama di musim cuaca yang kerap berubah cepat.
Penyebab Gangguan Masih Diselidiki
Hingga berita ini diturunkan, penyebab pasti matinya mesin utama KM Mutiara Persada III masih dalam penyelidikan. Pihak kepolisian dan otoritas pelabuhan akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut terhadap kondisi teknis kapal. Para penumpang yang telah dievakuasi saat ini berada di tempat aman dan menunggu kapal pengganti untuk melanjutkan perjalanan menuju Lampung.