Pencarian

Bupati Aep Syaepuloh Sebut Makuta Binokasih Simbol Kepemimpinan Melayani Warga Karawang

Minggu, 10 Mei 2026 • 13:48:11 WIB
Bupati Aep Syaepuloh Sebut Makuta Binokasih Simbol Kepemimpinan Melayani Warga Karawang
Bupati Aep Syaepuloh menegaskan Makuta Binokasih sebagai simbol kepemimpinan yang melayani warga Karawang.

KARAWANGBupati Karawang Aep Syaepuloh menyoroti makna filosofis di balik Makuta Binokasih yang diarak dalam rangkaian Kirab Tatar Sunda Karawang. Menurutnya, mahkota tersebut bukan sekadar perhiasan atau simbol kewibawaan penguasa masa lalu, melainkan membawa pesan mendalam bagi para pemangku kebijakan saat ini.

Makna Makuta Binokasih: Kepemimpinan yang Penuh Empati

Aep menjelaskan bahwa Makuta Binokasih mencerminkan sosok pemimpin yang harus memiliki kasih sayang dan kedekatan emosional dengan rakyatnya. Nilai-nilai budaya Sunda ini dinilai sangat relevan dalam menjalankan roda pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Karawang.

"Mahkota tersebut bukan hanya simbol kewibawaan atau keindahan semata, melainkan juga mencerminkan nilai kepemimpinan yang penuh kasih, dekat dengan rakyat, dan hadir di tengah masyarakat," ujar Aep usai mengikuti prosesi kirab yang berlangsung khidmat tersebut.

Ia menambahkan, pesan moral dari warisan leluhur ini harus diterjemahkan ke dalam kerja nyata. Seorang pemimpin daerah tidak boleh berjarak dengan warga, melainkan harus merasakan langsung denyut nadi dan kebutuhan masyarakat di lapangan.

Komitmen Tuntaskan Berbagai Persoalan di Karawang

Di sela kemeriahan acara, Bupati menegaskan komitmennya bersama Wakil Bupati untuk tetap fokus bekerja menyelesaikan berbagai tantangan pembangunan. Ia memandang amanah jabatan bukan sekadar simbol kekuasaan, melainkan tanggung jawab besar untuk menghadirkan solusi konkret.

Semangat budaya yang dibawa dalam kirab ini diharapkan menjadi pengingat bagi seluruh jajaran aparatur pemerintah di lingkungan Pemkab Karawang. Transformasi pelayanan publik harus terus berjalan dengan mengedepankan sikap humanis dan solutif terhadap setiap keluhan warga.

Melalui momentum Milangkala Tatar Sunda ini, Pemkab Karawang ingin memastikan bahwa identitas budaya tetap terjaga di tengah pesatnya perkembangan zaman. Budaya diposisikan sebagai fondasi karakter dalam membangun daerah yang lebih maju dan sejahtera.

Sinergi Lintas Sektor dan Dukungan Pemerintah Provinsi

Keberhasilan kirab yang menyedot perhatian warga ini tidak lepas dari kolaborasi berbagai pihak. Aep menyampaikan apresiasi khusus kepada unsur pengamanan dari TNI, Polri, Satpol PP, hingga Dinas Perhubungan yang menjaga ketertiban selama acara berlangsung.

Selain itu, apresiasi juga diberikan kepada tenaga kesehatan dan berbagai pemangku kepentingan lainnya yang bekerja di balik layar. Menurut Aep, kelancaran acara yang tetap menjaga nuansa sakral ini merupakan bukti kuatnya semangat gotong royong di Karawang.

Bupati juga menyampaikan terima kasih kepada Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, atas dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan Kirab Tatar Sunda Karawang. Sinergi antara pemerintah kabupaten dan provinsi dinilai menjadi faktor penting dalam menghidupkan kembali warisan budaya Sunda di tengah masyarakat modern.

Bagikan
Sumber: lintaspriangan.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks