Pencarian

Samsung Galaxy Z Fold 7 vs Motorola Razr Fold: Uji Kamera 200 MP Lawan 50 MP

Jumat, 15 Mei 2026 • 15:24:41 WIB
Samsung Galaxy Z Fold 7 vs Motorola Razr Fold: Uji Kamera 200 MP Lawan 50 MP
Samsung Galaxy Z Fold 7 dan Motorola Razr Fold diuji untuk membandingkan kualitas kamera ponsel lipat.

JAWA BARAT — Dominasi Samsung di pasar ponsel lipat mulai mendapatkan tantangan serius, terutama pada sektor yang selama ini menjadi kelemahan pesaingnya: kamera. Dalam pengujian intensif yang membandingkan Samsung Galaxy Z Fold 7 dan Motorola Razr Fold, muncul hasil yang di luar dugaan. Motorola, yang secara historis selalu tertinggal dari Samsung dalam urusan pemrosesan gambar, kini mampu membalikkan keadaan di beberapa skenario pemotretan kunci.

Spesifikasi Kamera: Megapiksel Besar vs Konsistensi Sensor

Samsung melakukan peningkatan signifikan pada Galaxy Z Fold 7 dengan menyematkan sensor utama 200 MP, naik drastis dari 50 MP pada generasi sebelumnya. Kamera utama ini didampingi lensa ultrawide 12 MP dan lensa telefoto 10 MP dengan 3x optical zoom. Secara teori, besaran megapiksel ini seharusnya memberikan keunggulan mutlak dalam menangkap detail halus.

Di sisi lain, Motorola Razr Fold memilih pendekatan yang berbeda untuk ponsel lipat model notebook pertamanya. Motorola menyematkan tiga sensor yang seragam, yakni kamera utama 50 MP, ultrawide 50 MP, dan telefoto 50 MP (3x zoom). Penggunaan sensor 50 MP pada seluruh lensa ini menjanjikan konsistensi warna dan detail yang lebih merata saat pengguna berpindah antar mode lensa.

Ketajaman Detail: Kejutan dari Optimasi Motorola

Saat diuji dalam kondisi siang hari yang cerah untuk memotret objek mobil, Motorola Razr Fold memberikan hasil yang lebih terang. Hal ini disebabkan oleh algoritma pemrosesan yang secara agresif meningkatkan eksposur pada area bayangan (shadow). Sebaliknya, Galaxy Z Fold 7 cenderung menghasilkan foto yang terlihat agak gelap atau underexposed, meski memiliki kontras yang lebih seimbang.

Kejutan terbesar muncul saat gambar diperbesar (zoom-in). Meskipun Samsung memiliki sensor 200 MP, foto dari Motorola Razr Fold justru menampilkan definisi yang lebih tajam. Efek sharpening pada perangkat lunak Motorola membuat detail kecil, seperti tetesan air di badan mobil atau tekstur aspal pada lensa ultrawide, terlihat lebih tegas dibandingkan hasil tangkapan Samsung yang terkadang tampak berbintik (speckled).

Akurasi Warna dan Dynamic Range: Area Kekuasaan Samsung

Meski kalah dalam ketajaman mentah, Samsung Galaxy Z Fold 7 tetap unggul dalam hal reproduksi warna. Pada pemotretan objek bunga, Motorola cenderung meningkatkan eksposur secara berlebihan yang menyebabkan warna merah terlihat menjadi merah muda (pinkish) dan tidak realistis. Samsung berhasil menjaga saturasi warna tetap natural, di mana warna hijau daun dan merah bunga tetap terpisah dengan jelas tanpa saling mendominasi.

Untuk urusan dynamic range, Samsung juga menunjukkan kematangannya. Galaxy Z Fold 7 mampu menjaga detail pada area langit yang terang sehingga awan tetap terlihat jelas. Sementara itu, Motorola Razr Fold terkadang mengalami blown out atau kehilangan detail pada area highlight yang terlalu terang demi mengejar kecerahan di area gelap.

Kemampuan Macro dan Kesimpulan Akhir

Pada skenario fotografi jarak dekat atau macro, Samsung Galaxy Z Fold 7 kembali memimpin. Lensa Samsung mampu menangkap definisi pada kelopak bunga dengan pinggiran yang lebih tajam. Hasil foto macro Motorola sebenarnya cukup baik untuk standar media sosial, namun terlihat sedikit lebih lembut atau soft jika dibandingkan secara berdampingan dengan Samsung.

Secara keseluruhan, Motorola Razr Fold telah membuktikan bahwa angka megapiksel bukan satu-satunya penentu kualitas. Bagi pengguna yang menyukai foto dengan tampilan cerah dan detail yang tajam secara instan, Motorola menjadi pilihan yang mengejutkan. Namun, bagi fotografer yang mengejar akurasi warna dan keseimbangan cahaya yang matang, Samsung Galaxy Z Fold 7 dengan sensor 200 MP-nya tetap menjadi standar emas di segmen ponsel lipat.

Bagikan
Sumber: tomsguide.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks