Pencarian

Harga Rumah Gedong di Bandung Barat Turun Rp 100 Juta, Curah Hujan Tinggi dan Banjir Jadi Pemicu

Senin, 18 Mei 2026 • 11:30:09 WIB
Harga Rumah Gedong di Bandung Barat Turun Rp 100 Juta, Curah Hujan Tinggi dan Banjir Jadi Pemicu
Harga rumah gedong di Bandung Barat turun signifikan akibat curah hujan tinggi dan banjir.

BANDUNG BARATHarga rumah tipe ?201 meter persegi di Kabupaten Bandung Barat tercatat turun dari Rp 4,7 miliar pada kuartal IV 2025 menjadi Rp 4,6 miliar pada kuartal I 2026. Penurunan sebesar 2 persen ini merupakan yang tertinggi di antara wilayah Bandung Raya, mengalahkan Kota Bandung yang hanya turun 1 persen dan Kabupaten Bandung yang juga turun 2 persen.

Banjir dan Longsor Mengubah Peta Properti Premium

Data dari Pinhome melalui Indeks Harga Jual Rumah Nasional (PHSI) kuartal I 2026 menyebutkan bahwa penurunan harga rumah gedong di Bandung Raya tidak terlepas dari faktor bencana hidrometeorologi. Curah hujan tinggi yang melanda wilayah ini sejak akhir 2025 memicu banjir tahunan di kawasan Dayeuhkolot serta longsor di Cisarua dan Parongpong.

Kondisi itu berdampak langsung pada aktivitas pasar properti jangka pendek. Calon pembeli cenderung menunda keputusan membeli rumah di wilayah yang dianggap rawan bencana, terutama segmen rumah besar yang nilainya mencapai miliaran rupiah.

Harga di Kota Bandung dan Kabupaten Bandung Juga Melemah

Di Kota Bandung, harga rumah premium turun 1 persen menjadi Rp 4,3 miliar dari sebelumnya Rp 4,35 miliar. Sementara di Kabupaten Bandung, harga rumah gedong turun menjadi Rp 2,85 miliar dari Rp 2,9 miliar pada kuartal sebelumnya.

Secara nasional, segmen rumah tipe ?201 mengalami penurunan harga 0,5 persen secara kuartalan dan 0,7 persen secara tahunan. Penurunan juga terjadi di DKI Jakarta, Jawa Tengah, dan Kalimantan.

Sewa Rumah di Bandung Barat Ikut Tertekan PHK dan Longsor

Tekanan tidak hanya terjadi di pasar jual. Harga sewa rumah di Kabupaten Bandung Barat untuk tipe kecil (?54 meter persegi) turun 2 persen menjadi Rp 27 juta per tahun. Pinhome mencatat gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) massal melemahkan daya beli pekerja, ditambah risiko longsor di Cisarua dan Parongpong yang merusak aset warga.

Sementara itu, harga sewa rumah tipe ?201 di Kabupaten Bandung turun 3 persen menjadi Rp 125 juta per tahun. Kewaspadaan terhadap banjir tahunan di Dayeuhkolot menjadi faktor utama yang menekan harga sewa di luar pusat kota.

Di Kota Bogor, harga rumah gedong juga turun 2 persen menjadi Rp 3,4 miliar. Peningkatan kasus PHK dan tekanan ekonomi mendorong calon pembeli menunda pembelian properti premium.

Bagikan
Sumber: detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks