CIREBON — Pagi hari di Cirebon pada 16 Mei 2026 diprediksi masih bersahabat dengan kondisi cerah berawan. Namun, BMKG mengingatkan bahwa situasi ini tidak bertahan lama. Memasuki siang hingga sore, potensi hujan ringan diperkirakan menyelimuti sejumlah titik, terutama di kawasan perkotaan dan pesisir.
Kelembapan Tinggi Picu Pembentukan Awan Hujan
Perubahan cuaca ini dipicu oleh tingginya tingkat kelembapan udara di Jawa Barat. Kondisi atmosfer tersebut membuat pembentukan awan hujan tetap mungkin terjadi meskipun langit pagi terlihat cerah. Langit berawan diprediksi mendominasi pada beberapa periode waktu sepanjang hari.
BMKG mencatat suhu udara di Cirebon masih terasa hangat dengan tingkat kelembapan relatif tinggi. Angin berkecepatan sedang juga diperkirakan bertiup di beberapa titik. Pola ini umum terjadi saat masa peralihan cuaca, ketika intensitas panas matahari di siang hari memicu terbentuknya awan hujan menjelang sore.
Siapa Saja yang Paling Terdampak?
BMKG secara khusus mengimbau beberapa kelompok masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Imbauan ini disampaikan menyusul potensi perubahan cuaca yang bisa terjadi secara cepat dan tidak menentu.
- Pengendara kendaraan bermotor, terutama yang menempuh perjalanan jarak jauh.
- Nelayan dan pekerja yang beraktivitas di kawasan pesisir.
- Warga yang melakukan kegiatan di area terbuka atau lapangan.
Perlengkapan yang Wajib Dibawa
Agar aktivitas harian tidak terganggu, masyarakat disarankan menyiapkan perlengkapan antisipasi. Payung atau jas hujan menjadi barang wajib yang harus dibawa saat bepergian. Pakaian yang nyaman untuk cuaca panas dan lembap juga direkomendasikan.
Bagi pengendara, perlengkapan pelindung seperti jas hujan atau helm dengan visor anti-air penting disiapkan. Sebelum berangkat, warga juga diminta memantau informasi prakiraan cuaca terbaru dari BMKG untuk memastikan rute perjalanan yang akan dilalui.