SUKABUMI — Guncangan gempa bumi tektonik terasa oleh warga di Kecamatan Cidolo, Kabupaten Sukabumi, pada Sabtu pagi. Berdasarkan analisis BMKG, episenter gempa berada di koordinat 7.23 Lintang Selatan dan 106.69 Bujur Timur, dengan kedalaman mencapai 87 kilometer.
Getaran yang dilaporkan BMKG masuk dalam Skala Intensitas II MMI (Modified Mercalli Intensity). Artinya, getaran dirasakan oleh beberapa orang dalam rumah, terutama yang sedang diam atau beristirahat.
Pusat Gempa Berada di Darat, Bukan Megathrust
BMKG memastikan lokasi pusat gempa (episenter) berada di darat, tepatnya 31 kilometer tenggara Kabupaten Sukabumi. Kedalaman 87 kilometer mengindikasikan gempa ini termasuk jenis gempa menengah akibat aktivitas sesar aktif di daratan Jawa Barat bagian selatan.
“Pusat gempa berada di darat 31 km tenggara Kab. Sukabumi,” tulis BMKG dalam keterangan resmi yang dirilis sesaat setelah gempa terjadi. Informasi ini, menurut BMKG, masih mengutamakan kecepatan sehingga data dapat berubah seiring kelengkapan analisis lebih lanjut.
Belum Ada Laporan Kerusakan Akibat Gempa Sukabumi
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan atau korban jiwa akibat guncangan gempa tersebut. Kekuatan gempa yang relatif kecil dengan magnitudo 3,5 dan kedalaman yang cukup dalam membuat dampak destruktif di permukaan bumi cenderung minimal.
BMKG mengimbau masyarakat di wilayah Sukabumi dan sekitarnya untuk tetap tenang dan tidak terpancing oleh informasi yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Warga diminta memastikan informasi resmi hanya bersumber dari kanal komunikasi resmi BMKG.