Bupati Bandung Lepas 445 Jemaah Haji Kloter 24 yang Didominasi Lansia

Penulis: Uki Damayanti  •  Minggu, 10 Mei 2026 | 11:54:14 WIB
Bupati Bandung Dadang Supriatna melepas 445 jemaah haji Kloter 24 yang didominasi lansia di Lanud Sulaiman.

BANDUNG — Prosesi pelepasan ratusan calon jemaah haji asal Kabupaten Bandung berlangsung khidmat di Gedung Cendrawasih Lanud Sulaiman, Margahayu, Sabtu (9/5/2026) siang. Rombongan yang tergabung dalam Kloter 24 Kertajati (KJT) ini menjadi salah satu kelompok terbang dengan komposisi jemaah yang unik pada musim haji 2026.

Bupati Bandung, Dadang Supriatna, yang akrab disapa KDS, memberikan perhatian khusus pada kloter ini. Pasalnya, mayoritas jemaah yang berangkat kali ini merupakan warga lanjut usia serta didominasi oleh kaum perempuan. Berdasarkan data teknis, terdapat sekitar 80 jemaah yang sudah berusia 64 tahun ke atas.

“Karena mayoritas lansia dan perempuan, kloter ini bisa disebut kloter lansia dan perempuan,” ujar Dadang di hadapan para jemaah dan tamu undangan.

Fokus Pelayanan: Jemaah Termuda 14 Tahun dan Jaminan Kesehatan

Meski didominasi lansia, Kloter 24 KJT juga mencatat adanya jemaah termuda yang baru menginjak usia 14 tahun. Keberagaman usia ini membuat Pemerintah Kabupaten Bandung memperketat koordinasi terkait pelayanan medis dan logistik selama para jemaah berada di Arab Saudi.

Dadang menegaskan bahwa jemaah tidak perlu merasa khawatir mengenai kebutuhan dasar mereka. Pihak Pemkab Bandung telah menyiapkan mekanisme pemantauan rutin untuk memastikan kondisi kesehatan dan ketersediaan makanan bagi warga Kabupaten Bandung di Tanah Suci.

“Insyaallah Pemkab Bandung akan terus memantau kondisi jemaah selama berada di Tanah Suci, termasuk pelayanan kesehatan dan kebutuhan lainnya,” tutur Dadang.

Penyaluran Uang Kadedeuh dan Penurunan Kuota Haji 2026

Sebagai bentuk dukungan moral dan finansial, Bupati Bandung menyerahkan bantuan uang "kadedeuh" secara simbolis kepada pimpinan rombongan. Bantuan ini diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan jemaah selama menjalani rangkaian ibadah, terutama saat menghadapi puncak haji di Arafah.

Namun, di balik suasana haru pelepasan, Dadang Supriatna mengungkapkan keprihatinannya terkait penurunan drastis kuota haji untuk Kabupaten Bandung. Pada tahun 2026, kuota yang tersedia hanya untuk 547 orang, angka yang merosot tajam jika dibandingkan dengan tahun 2025 yang mencapai sekitar 2.500 jemaah.

“Mudah-mudahan tahun depan saya akan perjuangkan agar kuota haji Kabupaten Bandung kembali mendapatkan tambahan,” katanya menegaskan komitmen pemerintah daerah.

Kegiatan pelepasan ini turut dihadiri oleh Anggota Komisi IX DPR RI Asep Romy Romaya, tokoh agama KH Sofyan Yahya, perwakilan DPRD Kabupaten Bandung, unsur Forkopimda, serta Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Bandung. Seluruh pihak berharap jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dengan selamat.

Reporter: Uki Damayanti
Sumber: spirits.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top