Umuh mengungkapkan hal itu usai menjamu pemain Persib di Rumah Makan Bahe 54, Sumedang, Jawa Barat. Ia menyebut akan berbicara langsung dengan Komisaris Utama PT PBB, Glenn T. Sugita, untuk membahas kontrak sang pelatih.
“Insyaallah sekarang juga akan berbicara dengan Pak Glenn. Nanti keputusan bagaimana, insyaallah ya. Mudah-mudahan pemain juga 80 persen bisa bertahan,” kata Umuh, Senin.
Meski belum ada kepastian, Umuh memberikan penilaian tinggi terhadap kinerja Bojan Hodak. Ia menegaskan tidak pernah melakukan intervensi terhadap keputusan pelatih, termasuk dalam urusan pemilihan pemain.
“Ini Bojan apa pun saya tidak pernah intervensi. Ini pelatih terbaik. Soal ada yang tidak main, itu keputusan pelatih,” ujarnya.
Bojan Hodak sendiri mengaku akan segera berdiskusi dengan manajemen mengenai persiapan tim menghadapi musim baru. Target di kompetisi domestik dan Asia menjadi bahasan utama.
“Nanti akan meeting dengan Pak Glenn dan berdiskusi tentang rencana musim depan,” kata Bojan.
Persib dijadwalkan tampil pada babak kualifikasi AFC Champions League Two 2026/2027 sebelum kompetisi liga bergulir pada September mendatang. Bojan menyebut latihan perdana kemungkinan digelar pada Juli 2026, sambil menunggu kepastian jadwal dari AFC dan operator liga.
Pelatih berusia 53 tahun itu menambahkan, Persib diperkirakan tidak akan melakukan perombakan besar pada skuad. Kerangka tim dinilai sudah cukup solid untuk menghadapi musim depan.
Pernyataan itu sekaligus memperkuat sinyal bahwa mayoritas pemain musim lalu akan dipertahankan. Umuh sebelumnya juga mengisyaratkan angka 80 persen pemain bisa bertahan.
Keputusan final soal masa depan Bojan Hodak dan komposisi pemain diharapkan rampung dalam waktu dekat, seiring dengan persiapan menuju latihan perdana pada Juli 2026.