LEUWILIANG — Apel pagi di RSUD R Moh Noh Nur, Kecamatan Leuwiliang, Kabupaten Bogor, berlangsung berbeda pada Senin lalu. Usai rangkaian apel, jajaran direksi memberikan penghargaan kepada sejumlah pegawai berprestasi dan secara simbolis menyerahkan hewan kurban kepada para shohibul qurban. Momen ini menjadi bagian dari upaya rumah sakit dalam menjaga semangat kerja dan mempererat kebersamaan.
Pemberian apresiasi diberikan kepada pegawai yang dinilai memiliki dedikasi tinggi dan kinerja terbaik dalam periode tertentu. Penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi tenaga kesehatan dan staf administrasi untuk terus memberikan pelayanan optimal kepada pasien. Direktur RSUD R Moh Noh Nur menyebutkan, inisiatif ini merupakan bentuk terima kasih manajemen atas kerja keras seluruh pegawai.
Setelah sesi penghargaan, acara dilanjutkan dengan penyerahan shohibul qurban. Hewan kurban yang diserahkan merupakan hasil partisipasi para pegawai dan manajemen rumah sakit. Tradisi ini sudah berjalan setiap tahun sebagai wujud syukur dan kepedulian sosial, terutama menjelang Hari Raya Idul Adha. Daging kurban nantinya akan didistribusikan kepada pegawai dan masyarakat sekitar rumah sakit.
Kegiatan yang memadukan apresiasi kinerja dan ibadah ini mendapat sambutan positif dari para pegawai. Mereka mengaku termotivasi untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan. "Kami merasa dihargai. Ini bukan soal besarnya hadiah, tapi perhatian manajemen kepada kami," ujar salah seorang perawat yang enggan disebutkan namanya.
Bagi RSUD R Moh Noh Nur, apel pagi bukan sekadar rutinitas. Momen ini dimanfaatkan untuk membangun budaya kerja yang humanis dan religius. Dengan menggabungkan penghargaan dan kegiatan kurban, rumah sakit berharap tercipta lingkungan kerja yang solid dan penuh kebersamaan. Langkah ini juga menjadi cerminan bahwa pelayanan publik tidak hanya soal prosedur, tetapi juga tentang nilai-nilai kemanusiaan.