BANDUNG — Kepastian gelar juara didapat setelah Persib bermain imbang tanpa gol melawan Persijap Jepara di laga terakhir. Hasil itu membuat Persib mengoleksi 79 poin, unggul head-to-head atas Borneo FC yang harus puas di posisi kedua.
Kemenangan ini menjadi sejarah baru bagi klub yang bermarkas di Kota Bandung tersebut. Belum pernah sebelumnya Persib mampu mempertahankan gelar juara liga sebanyak tiga musim beruntun.
Sepanjang laga, tim asuhan Bojan Hodak tampil dominan di hadapan ribuan Bobotoh yang memadati GBLA. Statistik mencatat Persib unggul penguasaan bola dengan 52 persen dan melepaskan 14 tembakan ke arah gawang Persijap.
Namun, disiplinnya barisan pertahanan tim tamu membuat tiga peluang emas Persib gagal berbuah gol. Skor kacamata 0-0 bertahan hingga wasit meniup peluit panjang.
Gelandang Persib, Adam Alis, mengungkapkan rasa syukur setelah berhasil membawa timnya kembali menjadi juara. Pemain berusia 32 tahun itu mengakui perjalanan musim ini penuh tantangan.
“Gelar ini secara khusus saya persembahkan untuk istri, keluarga tercinta, dan seluruh warga Jawa Barat. Tidak mudah untuk bisa mendapatkan trofi juara ini karena persaingan sangat ketat,” ujar Adam Alis.
Ia menambahkan, konsistensi menjadi kunci utama keberhasilan Persib sepanjang musim. Adam juga memberikan apresiasi tinggi kepada Bobotoh yang tidak pernah berhenti memberikan dukungan.
Kebahagiaan serupa juga dirasakan Beckham Putra Nugraha. Winger muda Persib itu mendedikasikan trofi juara untuk orang-orang terdekat dan para pendukung setia.
Begitu peluit akhir berbunyi, suasana di Stadion GBLA seketika berubah menjadi lautan kegembiraan. Ribuan Bobotoh yang hadir langsung bersorak merayakan keberhasilan tim kesayangan mereka mempertahankan takhta juara.
Keberhasilan merengkuh gelar juara liga tiga kali beruntun menjadi momen bersejarah bagi klub. Prestasi ini menunjukkan konsistensi Persib Bandung sebagai kekuatan utama di kancah sepak bola nasional saat ini.