GARUT — DPC PDI Perjuangan Kabupaten Garut memastikan seluruh rangkaian kegiatan organisasi tetap berjalan di tengah kesibukan para kadernya di lembaga legislatif. Partai berlambang banteng ini menegaskan komitmennya menjaga ritme kerja partai dari tingkat pusat hingga akar rumput, tanpa mengorbankan fungsi legislasi anggota DPRD.
Dedi Hasan Bahtiar, Sekretaris DPC PDIP Garut, mengungkapkan bahwa terdapat tiga agenda wajib yang harus dijalankan setiap tahunnya. Ketiganya adalah peringatan HUT Partai pada Januari, rangkaian Bulan Bung Karno pada Juni, dan peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia pada Agustus.
“Setiap tahun ada tiga agenda. Ini agenda partai yang diagendakan oleh DPD maupun DPC,” ujar Dedi saat ditemui di Desa Sukabakti, Kabupaten Garut, Minggu (30/8).
Legislator Dilibatkan dalam Setiap Agenda Partai
Dalam pelaksanaannya, DPC PDIP Garut secara aktif melibatkan anggota legislatif dari masing-masing daerah pemilihan (dapil). Keterlibatan ini bukan sekadar formalitas, melainkan upaya memperkuat basis kepartaian sekaligus memastikan kehadiran partai dirasakan langsung oleh konstituen.
Dedi mencontohkan langkah yang dilakukan anggota DPRD bernama Yudha, yang turut memfasilitasi dan memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan struktur partai di dapilnya. Sinergi semacam ini dinilai sebagai bentuk tanggung jawab kader terhadap keberlangsungan mesin politik partai.
Fleksibilitas Jadi Kunci Harmonisasi DPC dan Fraksi
Meski menuntut komitmen tinggi, DPC PDIP Garut mengaku memahami beban kerja para legislator yang padat. Agenda kedewanan seperti kunjungan kerja, rapat komisi, dan fungsi pengawasan kerap berbenturan dengan jadwal internal partai.
“Kalau memang sedang sibuk, izin itu biasa. Karena di dewan juga tidak mungkin tidak ada kegiatan, misalnya kunjungan atau agenda lainnya. Selama ini tidak ada masalah,” kata Dedi.
Ia menambahkan, komunikasi antara DPC, Fraksi PDIP di DPRD, dan seluruh legislator sejauh ini berjalan cair dan tanpa hambatan. Fleksibilitas serta transparansi koordinasi membuat dinamika internal tetap kondusif.
“Komunikasinya bagus dengan semua. Tidak ada masalah, biasa saja. Kalau ada agenda partai, kita selaraskan. Sinergi dengan fraksi dan DPC juga bagus,” tuturnya.
Harmonisasi antara DPC, Fraksi PDIP, dan kader di DPRD menjadi pondasi utama menjaga stabilitas internal organisasi. Dengan pola komunikasi yang terbuka, PDIP Garut optimistis seluruh target politik serta fungsi pelayanan kepada konstituen dapat berjalan optimal dan beriringan.