JAWA BARAT — Solusi bernama JIMU Mining Fleet Safety Solution ini mengandalkan platform M1 AI MDVR, perangkat edge AI yang memproses data langsung di kendaraan. Teknologi ini mengintegrasikan kamera multi-kanal, peringatan tabrakan depan (ADAS), pengereman darurat otomatis (AEB), serta deteksi titik buta (BSD).
Pengereman Otomatis yang Sudah Teruji di 20.000 Kendaraan
Salah satu fitur andalan adalah AEB yang telah dipasang pada lebih dari 20.000 kendaraan komersial. Sistem ini mampu mendeteksi potensi bahaya di depan, memberi peringatan ke pengemudi, dan langsung mengintervensi pengereman jika diperlukan.
Teknologi tersebut merupakan adaptasi dari sistem kendaraan otonom Level 4 yang disederhanakan ke Level 2 dan Level 2+. Dengan cara ini, JIMU mengklaim performa sistem keselamatan aktif tetap optimal di berbagai kondisi operasional tambang yang kompleks.
Dari Perekaman Pasif ke Pencegahan Proaktif
Selama ini, armada tambang hanya mengandalkan GPS dan rekaman video pasif untuk evaluasi kecelakaan. Padahal, risiko seperti titik buta luas, jalan angkut sempit, dan jam operasi panjang menjadi penyebab utama kecelakaan.
JIMU menawarkan pendekatan berbeda: deteksi risiko secara real-time, peringatan langsung ke pengemudi, dan bukti video insiden. Data ini kemudian diolah menjadi laporan HSE, penilaian performa pengemudi, serta identifikasi ruas jalan berbahaya.
CEO: "Keselamatan Tambang Butuh Lebih dari Sekadar Rekaman"
"Keselamatan kendaraan di industri pertambangan membutuhkan lebih dari sekadar sistem perekaman pasif," ujar Jianwei Cheng, CEO JIMU Intelligent. "Kami ingin membantu armada tambang beralih dari pendekatan pertanggungjawaban setelah insiden menuju pencegahan risiko secara proaktif."
Perusahaan ini mengklaim telah menguasai lebih dari 50% pangsa pasar ADAS untuk truk berat berbasis energi baru di Tiongkok. Hingga 2025, pengiriman solusi intelligent driving untuk produsen kendaraan seperti FAW, Sany, dan XCMG telah melampaui 1 juta unit.
Ekspansi ke Pasar Internasional Mulai 2026
Memasuki tahun 2026, JIMU Intelligent berencana mempercepat ekspansi global. Armada pertambangan, truk berat, dan logistik menjadi segmen prioritas. Langkah ini menandai ambisi perusahaan untuk membawa teknologi keselamatan aktif ke lebih banyak kendaraan komersial bernilai tinggi di luar Tiongkok.