Pencarian

Harga Telur Anjlok di Bawah Rp26.500 per Kg, Mentan Minta BGN Genjot Penyerapan Lewat Program MBG

Kamis, 18 Juni 2026 • 11:25:01 WIB
Harga Telur Anjlok di Bawah Rp26.500 per Kg, Mentan Minta BGN Genjot Penyerapan Lewat Program MBG
Harga telur ayam ras di tingkat peternak di Jawa Barat turun di bawah Rp26.500 per kilogram.

JAWA BARAT — Harga telur ayam ras di tingkat peternak belakangan ini terus merosot. Berdasarkan data Kementerian Pertanian, harga saat ini sudah berada di bawah Harga Acuan Penjualan (HAP) yang ditetapkan sebesar Rp26.500 per kilogram.

Kondisi ini membuat peternak kecil kesulitan menutup biaya produksi. Pasokan yang berlebih di pasar menjadi penyebab utama anjloknya harga, sementara permintaan dari konsumen rumah tangga dinilai belum mampu menyerap kelebihan produksi.

Mentan Telepon Langsung Kepala BGN

Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengaku langsung berkoordinasi dengan Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) untuk mencari solusi cepat. Ia menekankan pentingnya intervensi lewat program pemerintah yang sudah berjalan.

"Ada beberapa langkah kita ambil kemarin. Yang pertama adalah BGN, Kepala BGN langsung kami telepon," kata Amran dalam konferensi pers di Kantor Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, pada Rabu (17/6/2026).

Respons Positif dari BGN

Menurut Amran, sambutan dari Kepala BGN, Naniek S. Deyang, cukup positif. Ia mendukung usulan peningkatan konsumsi telur dalam menu MBG sebagai salah satu cara menyerap pasokan yang melimpah.

Rencananya, telur akan masuk dalam menu MBG sebanyak tiga butir per minggu per penerima manfaat. Langkah ini diyakini bisa menambah permintaan secara signifikan di tengah melimpahnya produksi telur nasional.

Dampak Langsung ke Peternak dan Konsumen

Jika program ini berjalan, peternak ayam petelur bisa segera bernapas lega. Penyerapan oleh BGN melalui MBG akan menjadi pasar tetap yang mampu menstabilkan harga di tingkat peternak.

Di sisi lain, penerima manfaat program MBG—yang sebagian besar adalah anak sekolah dan ibu hamil—akan mendapatkan asupan protein hewani yang lebih terjangkau dan bergizi. Telur dikenal sebagai sumber protein murah yang mudah diolah.

Kementan berharap langkah ini bisa menjadi solusi jangka pendek sambil menunggu mekanisme pasar kembali normal. Belum ada detail teknis kapan kebijakan ini mulai diterapkan, namun koordinasi antarinstansi terus berjalan.

Bagikan
Sumber: idxchannel.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks