Pencarian

Atap Mobil Maung Bocor Kena Rembesan Air Hujan, Prabowo Tetap Nekat Pakai: Ini Pesan ke PT Pindad

Rabu, 10 Juni 2026 • 19:26:31 WIB
Atap Mobil Maung Bocor Kena Rembesan Air Hujan, Prabowo Tetap Nekat Pakai: Ini Pesan ke PT Pindad
Prabowo menunjukkan mobil Maung buatan PT Pindad sebagai simbol nasionalisme otomotif Indonesia.

JAWA BARAT — "Suka tidak suka saya harus kasih contoh, saya akan pakai mobil buatan anak Indonesia," tegas Prabowo di hadapan para pengusaha muda. Ia pun menceritakan pengalaman kurang menyenangkan saat menggunakan Maung untuk aktivitas sehari-hari.

Cerita Prabowo Tertidur di Maung, Atap Bocor Kena Hujan

Prabowo mengungkapkan, suatu hari ia tertidur di dalam mobil Maung. Saat hujan deras mengguyur di luar, tiba-tiba atap mobil bocor dan air rembes masuk hingga membuatnya terbangun. "Saya bangun, rupanya bocor. Ya namanya mobil baru ya," cerita Prabowo.

Alih-alih mengganti mobil, Kepala Negara justru mengirimkan Maung tersebut kembali ke pabrikan Pindad untuk diperbaiki. "Aku kirim kembali lah ke Pindad, tolong lah Pindad ini bocornya dikurangi," ujarnya.

Tak hanya soal kebocoran, Prabowo juga bercerita saat melintasi medan pegunungan, mobil buatan BUMN itu langsung bergetar dan mengeluarkan bunyi. "Habis itu dipakai naik gunung, itu gredak greduk, tapi nggak apa-apa demi nasionalisme saya tetap pakai mobil ini," kata Prabowo.

Misi Besar Prabowo: Indonesia Harus Punya Mobil Nasional Sendiri

Di balik cerita soal kekurangan Maung, Prabowo menegaskan bahwa pemerintahannya akan menggenjot industrialisasi, terutama di sektor otomotif. Ia menargetkan Indonesia tidak lagi menjadi pasar bagi bangsa lain, melainkan mampu memproduksi mobil nasional secara besar-besaran.

"Setelah 81 tahun merdeka kita harus punya mobil buatan Indonesia sendiri. Kita sudah mulai merintis sekarang, TNI sudah pakai jeep buatan putra putri Indonesia sendiri. Presidenmu, saya, sekarang sudah pakai mobil buatan rakyat Indonesia sendiri," pungkas Prabowo.

Menurut Prabowo, Maung yang digunakannya selama ini sudah menjadi contoh tahap awal keberhasilan industri lokal. Kepada para pengusaha muda, ia menyebut momentum industrialisasi ini sebagai kesempatan besar untuk berbisnis dan bangkit. "Kita tak mau jadi pasar bangsa lain, kita mau pasar Indonesia dinikmati oleh putra putri Indonesia," tegasnya.

Bagikan
Sumber: finance.detik.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks