JAWA BARAT — Puluhan perusahaan berkumpul di GOR Senen, Jakarta Pusat, sejak Kamis (4/6) untuk menjaring pencari kerja. Kepala Suku Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi Jakarta Pusat, Qomari Noorrizki, mengatakan job fair ini digelar secara hybrid. Artinya, pelamar bisa datang langsung ke lokasi atau mengirimkan lamaran secara online.
“Job fair ini digelar secara hybrid. Jadi bisa datang langsung. Maupun secara online (mengumpulkan lamaran),” ujar Qomari saat dijumpai di lokasi, Kamis.
Lowongan dari Sektor Otomotif hingga Ritel
Mayoritas lowongan yang dibuka berasal dari sektor otomotif, perhotelan, kuliner, jasa, dan ritel. Qomari mengajak pencari kerja untuk menyiapkan lamaran dan CV yang sesuai dengan posisi yang dilamar. Ia menekankan pentingnya mencantumkan pengalaman kerja secara lengkap.
“Siapkan saja CV-nya, isi informasi yang terbaik sesuai dengan kriteria (lowongan), cantumkan pengalaman dia kalau punya pengalaman, pendidikannya seperti apa,” tutur Qomari.
Masih Bisa Datang Besok
Bagi yang belum sempat hadir hari ini, Qomari memastikan job fair masih dibuka hingga Jumat (5/6) besok. “Pencari kerja masih bisa datang ke job fair sampai Jumat besok,” kata dia.
Sekretaris Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Energi DKI Jakarta, Dani Sudrajat, menambahkan bahwa kegiatan job fair di Jakarta Pusat akan digelar dua kali pada 2026. Setelah edisi Juni ini, akan ada bursa kerja lagi pada September 2026.
Anggaran Terbatas, Job Fair Online Tetap Jalan
Dani mengakui jumlah job fair offline di Jakarta Pusat tahun ini lebih sedikit dibandingkan 2025. Hal itu disebabkan faktor anggaran APBD. “Jadi tahun ini memang lebih sedikit dibandingkan tahun lalu. Namun sama-sama kita ketahui bahwa kegiatan ini kan juga didanai oleh APBD,” ujarnya.
Meski begitu, pemerintah berupaya mencari sumber pendanaan lain. “Kami berupaya melakukan creative financing nih. Jadi tidak hanya dari sektor APBD saja,” tutur Dani.
Sebagai gantinya, bursa kerja online tetap dibuka hampir sepanjang tahun. Platform yang digunakan bekerja sama dengan Pasar Kerja (Pasker) dari Kementerian Ketenagakerjaan.
Pencari kerja yang belum berhasil hari ini masih bisa memanfaatkan bursa online tersebut untuk mencari peluang di perusahaan lain.