Pencarian

27 Daerah Meriahkan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Pusat Kota Garut

Selasa, 05 Mei 2026 • 20:28:01 WIB
27 Daerah Meriahkan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Pusat Kota Garut
daerah di Jawa Barat siap meriahkan Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda di Garut.

GARUT — Sebanyak 27 kota dan kabupaten di Jawa Barat bersiap memamerkan ragam kreasi seni daerah dalam Kirab Budaya Milangkala Tatar Sunda. Perhelatan akbar ini dijadwalkan berlangsung meriah di pusat perkotaan Kabupaten Garut pada Selasa (5/5) malam.

Bupati Garut Abdusy Syakur Amin mengonfirmasi kesiapan lokasi setelah melakukan peninjauan langsung di lapangan pada Senin kemarin. Pihaknya memastikan seluruh perwakilan daerah akan membawa kekhasan masing-masing untuk menghibur masyarakat yang hadir.

"Di situ akan ditampilkan berbagai macam budaya dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat," kata Abdusy Syakur Amin saat mengecek lokasi persiapan penyelenggaraan kirab budaya di Garut.

Rute Kirab Budaya dari Jalan Bratayudha ke Bale Dewa Niskala

Pelaksanaan kirab budaya tahun ini mengalami perubahan lokasi. Panitia akhirnya memutuskan untuk memusatkan kegiatan di wilayah perkotaan Garut, setelah sebelumnya sempat direncanakan bakal digelar di wilayah Cibalong.

Rangkaian pawai akan dimulai dari Jalan Bratayudha, tepatnya di sekitar Markas Korem 062/Tarumanagara. Peserta kemudian akan melintasi Jalan Ahmad Yani yang merupakan urat nadi ekonomi Garut, sebelum berakhir di Kantor Bakorwil atau Kantor Gubernur Jawa Barat Bale Dewa Niskala.

Pemerintah Kabupaten Garut bersama Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah mematangkan persiapan teknis. Pengamanan ketat juga disiapkan melalui koordinasi dengan jajaran kepolisian dan TNI untuk memastikan arus lalu lintas tetap terkendali selama acara berlangsung.

"Kami mengajak seluruh warga Kabupaten Garut untuk bersama-sama melihat karnaval atau kirab budaya nanti," ujar Abdusy menambahkan.

Iring-iringan Mahkota Binokasih dan Kereta Kencana Ki Jaga Raksa

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Jawa Barat, Mochamad Ade Afriandi, menjelaskan bahwa kirab ini bukan sekadar pawai biasa. Salah satu daya tarik utama adalah prosesi mengarak Mahkota Binokasih Sanghyang Pake.

Peninggalan bersejarah tersebut akan dibawa menggunakan Kereta Kencana Ki Jaga Raksa. Prosesi sakral ini dijadwalkan mulai bergerak menyapa warga sekitar pukul 19.00 WIB dengan pencahayaan yang dramatis di sepanjang jalur kota.

Sejumlah kesenian ikonik dari berbagai daerah dipastikan hadir, di antaranya:

  • Kesenian Reak dari Kabupaten Bandung
  • Tari Godeg Ayu dari Kota Depok
  • Kesenian Surak Ibra khas Kabupaten Garut

Bagaimana Formasi Pasukan Berkuda Gubernur Jawa Barat?

Ade Afriandi menyebut formasi kirab tahun ini dirancang untuk menyuguhkan pemandangan megah. Barisan depan akan dibuka oleh penari janur yang diikuti oleh kolaborasi penari Bali dan Sunda sebagai simbol akulturasi budaya Nusantara.

Kemegahan acara akan memuncak pada barisan pembawa payung agung dan pasukan berkuda. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi bersama Wakil Gubernur dan jajaran pejabat eselon dijadwalkan menunggangi kuda dalam iring-iringan tersebut.

Pemerintah daerah berharap kegiatan ini menjadi momentum penguat identitas budaya Jawa Barat sekaligus penggerak ekonomi lokal bagi pelaku UMKM di sekitar lokasi acara.

Bagikan
Sumber: jabar.antaranews.com

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks