IAC resmi menutup layanan mesin pencari Ask.
IAC (InterActiveCorp) sebagai perusahaan induk Ask.com mengumumkan penghentian operasional unit bisnis pencarian mereka secara permanen. Pengumuman ini muncul di laman utama Ask.com sebagai salam perpisahan bagi jutaan pengguna yang tumbuh besar di era awal internet. "Setelah 25 tahun menjawab pertanyaan dunia, Ask.com resmi ditutup pada 1 Mei 2026," tulis pernyataan resmi di situs tersebut.
Pamitnya Sang Pelayan Digital Ikonik
Jeeves bukan sekadar logo atau maskot biasa. Karakter pelayan berpakaian jas formal ini merupakan representasi awal dari konsep asisten digital yang kini kita kenal lewat AI. Sebelum era chatbot canggih seperti ChatGPT atau asisten suara Siri, Jeeves adalah wajah ramah yang membantu pengguna awam menavigasi rimba informasi di internet.
Layanan ini pertama kali mengudara pada Juni 1997 dengan nama Ask Jeeves. Konsepnya revolusioner pada saat itu: pengguna bisa mengajukan pertanyaan dalam bahasa sehari-hari, bukan sekadar memasukkan kata kunci kaku. Pendekatan manusiawi ini membuat Ask Jeeves menjadi salah satu destinasi utama netizen sebelum algoritma PageRank milik Google mengubah peta persaingan selamanya.
Warisan Budaya Populer di Era Dot-Com
Masa kejayaan Jeeves tercatat sangat masif di Amerika Serikat dan merambah ke pasar global. Karakter ini pernah muncul dalam iklan Super Bowl pada 1999 dan menjadi bagian dari parade Macy's Thanksgiving selama beberapa tahun. Popularitasnya bahkan mendapat pengakuan dari Oprah Winfrey pada 2008 yang menyebut Ask.com sebagai mesin pencari favoritnya.
IAC mengakuisisi Ask Jeeves pada 2005 dan melakukan rebranding menjadi Ask.com setahun kemudian. Meski nama Jeeves sempat dihilangkan dari merek utama, semangat sang pelayan tetap melekat pada identitas situs tersebut. "Semangat Jeeves akan terus bertahan," tulis penutup pesan di situs Ask.com sebagai penghormatan terakhir bagi karakter tersebut.
Pergeseran Strategi Bisnis dan Fokus IAC
Keputusan penutupan ini murni didorong oleh kebutuhan perusahaan untuk melakukan efisiensi. IAC menyatakan bahwa mereka sedang mempertajam fokus pada lini bisnis lain yang dianggap lebih prospektif. Bisnis mesin pencari yang kian kompetitif dan didominasi oleh raksasa teknologi membuat ruang gerak pemain lama seperti Ask.com semakin sempit.
Hingga saat ini, perwakilan IAC belum memberikan tanggapan mengenai kemungkinan menghidupkan kembali karakter Jeeves di platform lain. Tidak ada indikasi bahwa maskot ini akan diadaptasi menjadi teknologi baru untuk generasi mendatang. Penutupan ini menjadi titik akhir bagi salah satu karakter paling bertahan lama dalam sejarah internet dunia.
Bagi para veteran internet, hilangnya Ask.com dan Jeeves adalah hilangnya kepingan sejarah penting. Mereka berhasil membuktikan bahwa teknologi tidak selalu harus terasa dingin dan mekanis. Jeeves telah menjalankan tugasnya selama seperempat abad, menjawab miliaran pertanyaan, sebelum akhirnya meletakkan nampan peraknya untuk selamanya.