JAWA BARAT — Fenomena unik mewarnai bursa transfer musim panas ini. Piala Dunia 2026 di Amerika Utara tidak hanya menjadi panggung pembuktian bagi para pemain, tetapi juga etalase bagi sederet nama besar yang tengah menganggur. Klub-klub di Eropa dan Asia pun mulai bergerak untuk mengamankan jasa mereka tanpa biaya transfer.
Nama Vozinha mungkin tidak setenar kiper top Eropa, tetapi ia punya satu keunggulan unik: 27,5 juta pengikut di Instagram. Kiper asal Cape Verde berusia 40 tahun ini menjadi pahlawan saat negaranya lolos ke babak gugur dan hanya kebobolan satu gol dari Lionel Messi.
Setelah kontraknya dengan Chaves di Liga Portugal 2 berakhir, Vozinha kini menjadi incaran klub yang membutuhkan kiper berpengalaman sekaligus aset pemasaran. "Dia adalah mimpi para pemasar media sosial, sekaligus kiper handal yang tak gentar dengan panggung besar," tulis laporan tersebut.
Dua nama besar Inggris dan Kroasia, John Stones (32) dan Luka Modric (40), juga masuk dalam daftar ini. Stones, yang memutuskan hengkang dari Manchester City setelah satu dekade penuh gelar, menunjukkan performa solid di lini belakang Inggris. "Sepertinya klub Premier League akan segera menghubunginya. Ia masih punya banyak yang bisa diberikan," isi laporan.
Sementara itu, Modric mengucapkan selamat tinggal pada Piala Dunia setelah Kroasia tersingkir oleh Portugal. Kontraknya di AC Milan belum diperpanjang, meski pelatih anyar Ruben Amorim disebut menjadikannya prioritas.
Nama terbesar yang menjadi agen bebas adalah Mohamed Salah (34). Setelah kontraknya berakhir, spekulasi liar bermunculan, mulai dari kembali ke Liverpool hingga bergabung dengan Everton. Klaim terakhir langsung dibantah manajer Everton, David Moyes, yang menyebut kepindahan itu "mustahil".
"Masa depan Salah benar-benar buram, sebuah rahasia yang dijaga ketat karena ia lebih fokus membawa Mesir ke babak 16 besar," tulis laporan itu. Arab Saudi disebut sebagai tujuan paling realistis bagi pemain sayap kiri ini.