Polres Cirebon Kota Ringkus 2 Tersangka Perusakan Warung Janda oleh Kelompok Motor

Penulis: Wendra Kusuma  •  Senin, 11 Mei 2026 | 17:04:02 WIB
Polres Cirebon Kota mengamankan enam orang terkait perusakan warung di Pekiringan.

Enam orang diamankan, dua di antaranya ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus perusakan dan pencurian yang dilakukan sekelompok motor di Kota Cirebon. Aksi brutal yang terekam CCTV itu terjadi di Gang Pandesan 1, Pekiringan, saat korban tengah berjualan.

CIREBON — Polres Cirebon Kota mengamankan enam orang terkait aksi perusakan warung milik seorang janda di kawasan Pekiringan, Minggu (3/5/2026) malam. Dua orang di antaranya berinisial RS (44) dan PS (40) resmi ditetapkan sebagai tersangka.

Kapolres Cirebon Kota AKBP Eko Iskandar memimpin konferensi pers di Mapolres, Senin (11/5/2026). Ia memamerkan barang bukti tongkat baseball perak yang penyok di bagian tengah, diduga keras digunakan untuk menghancurkan warung korban.

Rekaman CCTV Perlihatkan Detik-Detik Pengejaran

Peristiwa bermula saat korban berjualan seperti biasa sekitar pukul 20.00 WIB. Puluhan orang yang diduga bagian dari kelompok motor tertentu tiba-tiba datang dan melakukan pengejaran terhadap korban.

“Mereka terafiliasi dengan kelompok motor tertentu sehingga melakukan pengejaran terhadap korban, termasuk merusak warung milik korban,” ujar Eko kepada wartawan, Senin.

Rekaman CCTV yang diperlihatkan dalam konferensi pers merekam aksi brutal kelompok motor saat menyerbu warung. Selain tongkat baseball, polisi menyita sebilah sangkur, dua jaket kelompok motor, dan rekaman dari lokasi kejadian.

Pencurian Disertai Kekerasan Jadi Jerat Hukum

Kapolres menyebut para pelaku dijerat dengan pasal tindak pidana kekerasan terhadap orang atau barang serta pencurian dengan kekerasan. “Siang ini kami merilis pelaku yang secara terang-terangan dan bersama-sama melakukan kekerasan,” kata Eko.

Petugas menggunakan sarung tangan hitam saat memegang tongkat baseball yang rusak dan penyok di bagian tengah. Langkah itu dilakukan untuk menjaga keaslian sidik jari yang menempel pada barang bukti.

Dari enam orang yang diamankan, polisi masih mendalami keterlibatan empat orang lainnya. Pemeriksaan lebih lanjut dilakukan untuk memastikan peran masing-masing dalam aksi perusakan dan pencurian tersebut.

Reporter: Wendra Kusuma
Sumber: dialogindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top