11 Atlet Jujitsu Sukabumi Siap Bertarung di Kejuaraan Internasional Copada 3

Penulis: Wendra Kusuma  •  Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:27:22 WIB
Sebelas atlet jujitsu Sukabumi menjalani latihan intensif persiapan Copada 3 Indonesia di Jakarta Utara.

SUKABUMI — Sebelas atlet jujitsu terbaik dari Kota Sukabumi kini memasuki fase latihan intensif menjelang keberangkatan mereka ke ajang Copada 3 Indonesia. Kompetisi yang akan digelar di Jakarta Utara tersebut menjadi ujian penting bagi para atlet lokal untuk mengukur kemampuan melawan praktisi jujitsu dari berbagai negara.

Para atlet yang berada di bawah naungan Institut Jujitsu Indonesia ini menempa diri di Dojo Independent Jujitsu Academy. Fokus utama dalam persiapan kali ini mencakup penguatan stamina, pematangan teknik kuncian, hingga simulasi pertandingan untuk membangun mental petarung di arena internasional.

Ujian Nyata Melawan Atlet Mancanegara

Kejuaraan Copada 3 Indonesia bukan sekadar turnamen nasional biasa, melainkan panggung yang melibatkan peserta dari luar negeri. Hal ini menuntut para atlet Sukabumi untuk memiliki kesiapan fisik dan strategi yang lebih matang dibandingkan kompetisi lokal sebelumnya.

Pelatih jujitsu Sukabumi, Ade Lukman Purnama, mengungkapkan bahwa peningkatan porsi latihan dilakukan seiring semakin dekatnya hari pertandingan. Menurutnya, aspek mental menjadi faktor penentu ketika atlet harus berhadapan dengan lawan yang memiliki jam terbang internasional.

“Bukan hanya teknik, tapi mental bertanding juga kami asah karena mereka akan menghadapi atlet dari berbagai negara,” ujar Ade Lukman Purnama pada Jumat (8/5).

Daftar Atlet dan Kelas yang Diikuti

Dalam daftar keberangkatan kali ini, sejumlah nama potensial diprediksi akan memberikan perlawanan sengit di kelasnya masing-masing. Di kategori putra, Jefri Muslim akan turun di kelas Newaza System -65 kilogram, sementara Prahastha Al Halim bersiap di kelas -55 kilogram.

Sektor putri juga mengirimkan perwakilan terbaiknya melalui Daulah Qurrota’ayun dan Haura Al Bait. Kehadiran para atlet ini diharapkan mampu menjaga tradisi prestasi jujitsu Sukabumi yang selama ini terus berkembang di tingkat regional maupun nasional.

Konsistensi Pembinaan Selama Satu Dekade

Keikutsertaan 11 atlet ini merupakan buah dari pembinaan jujitsu di Sukabumi yang telah berjalan hampir sepuluh tahun. Dojo Independent Jujitsu Academy secara konsisten mencetak regenerasi atlet melalui kurikulum latihan yang disiplin dan terukur.

Ade Lukman Purnama menekankan bahwa kekuatan fisik harus berjalan beriringan dengan penguasaan teknik yang sempurna. Setiap sesi latihan diisi dengan pengulangan gerakan untuk meminimalisir kesalahan sekecil apa pun saat bertanding nanti.

“Kami tidak ingin atlet hanya kuat secara teknik, tapi juga harus tahan secara fisik. Karena di pertandingan, keduanya sangat menentukan,” tegas Ade.

Reporter: Wendra Kusuma
Sumber: radarsukabumi.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top