Pencarian

Tingkat Aktivitas Olahraga Warga Bandung Naik ke 63 Persen, Dispora dan KONI Siapkan Atlet Hadapi Porprov Jabar 2026

Rabu, 09 September 2026 • 09:31:01 WIB
Tingkat Aktivitas Olahraga Warga Bandung Naik ke 63 Persen, Dispora dan KONI Siapkan Atlet Hadapi Porprov Jabar 2026
Warga Bandung berolahraga di salah satu taman kota, Senin (8/9/2026), seiring tingkat aktivitas olahraga masyarakat yang naik menjadi 63 persen.

BANDUNG — Peningkatan aktivitas olahraga masyarakat Kota Bandung mencapai 63 persen pada survei Juni–Juli 2026, melonjak dari periode sebelumnya yang tercatat 42 persen pada 2024–2025. Angka ini menjadi modal berharga bagi tuan rumah pendamping Porprov Jabar 2026 untuk membangun ekosistem olahraga yang berkelanjutan.

Ketua Umum KONI Kota Bandung, Nuryadi, menyebut tren positif ini merupakan sinyal baik bagi kesadaran kesehatan warga. Dia mengaitkan capaian tersebut dengan semangat Haornas yang baru saja diperingati.

“Haornas tentunya menjadi momentum untuk mengajak masyarakat Kota Bandung agar lebih aktif bergerak dan tidak mager. Alhamdulillah, berdasarkan survei dari Universitas Pendidikan Indonesia, tingkat aktivitas olahraga masyarakat Kota Bandung meningkat,” ujarnya.

Porprov Jabar 2026: Pembinaan Atlet Jadi Prioritas

Di tengah menggeliatnya olahraga rekreasi, KONI Kota Bandung memastikan pembinaan atlet prestasi tidak berhenti. Kota Bandung sendiri ditunjuk sebagai salah satu daerah tuan rumah pendamping perhelatan Porprov Jabar 2026.

Nuryadi menegaskan bahwa prestasi di ajang multi-cabang olahraga tersebut tidak bisa diraih secara instan. Konsistensi latihan, dukungan pelatih, serta kolaborasi antar pemangku kepentingan menjadi kunci utama.

“Prestasi tidak lahir secara instan. Dibutuhkan pembinaan yang konsisten, kerja keras atlet, dukungan pelatih, serta kolaborasi seluruh pihak. Kami berharap semangat ini terus terjaga menuju Porprov 2026,” pungkasnya.

Haornas Jadi Pengingat Budaya Olahraga Berkelanjutan

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung, Sigit Iskandar, menambahkan bahwa peringatan Haornas bukan sekadar seremonial tahunan. Momen ini dijadikan pengingat bahwa kebiasaan berolahraga berdampak langsung pada kualitas hidup warga.

“Diharapkan ke depan warga Bandung itu tetap berolahraga, sehingga tetap sehat jasmani, sehat rohani, dan sehat ekonomi,” kata Sigit.

Menurutnya, pengembangan olahraga masyarakat dan pembinaan prestasi harus berjalan beriringan. Ekosistem yang kuat hanya akan tercipta bila kedua sektor ini saling mendukung, mulai dari tingkat RW hingga tingkat kota.

Pemkot Bandung sendiri terus menggenjot ekosistem tersebut lewat penyelenggaraan berbagai agenda olahraga yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat. Langkah ini diharapkan mampu menjaga tren peningkatan aktivitas fisik warga sekaligus menjaring bibit atlet baru menjelang Porprov.

Follow jabarviral.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kapol.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks