Pencarian

Pemkot Bandung Kaji Ulang Tata Kelola CFD dan Braga Beken Sebelum Kembali Dibuka, Ini Penyebab Penghentian Sementara

Kamis, 03 September 2026 • 18:51:01 WIB
Pemkot Bandung Kaji Ulang Tata Kelola CFD dan Braga Beken Sebelum Kembali Dibuka, Ini Penyebab Penghentian Sementara
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menghentikan sementara CFD dan Braga Beken untuk memperbaiki kesalahan administrasi dan tata kelola anggaran.

Dinas Perhubungan Kota Bandung menemukan persoalan administrasi dan tata kelola dalam pengelolaan Car Free Day (CFD) dan Braga Bebas Kendaraan (Braga Beken), sehingga Wali Kota Bandung Muhammad Farhan menghentikan sementara kedua program tersebut untuk dibenahi. Pemkot Bandung memastikan program ini tetap dilanjutkan setelah konsep penataan yang lebih jelas rampung, dan tidak akan dihapuskan karena masih dibutuhkan warga.

BANDUNG — Rencana pembenahan tata kelola Car Free Day (CFD) dan Braga Bebas Kendaraan (Braga Beken) tengah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota Bandung. Wali Kota Bandung Muhammad Farhan memastikan program yang sempat dihentikan sementara itu tidak akan dihapuskan, melainkan hanya menunggu perbaikan konsep pengelolaan selesai.

Penghentian sementara ini dipicu oleh kesalahan administrasi yang ditemukan dalam pengelolaan anggaran CFD oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bandung. Anggaran tersebut selama ini dipakai untuk mendukung keterlibatan berbagai pihak dalam penertiban dan pengelolaan kegiatan di lapangan.

Penyebab Program Dihentikan Sementara

"Tetapi ada kesalahan administrasi, ada kesalahan tata kelola maka saya stop dulu, perbaiki dulu semuanya," ujar Farhan dalam keterangan resmi yang diterima di Bandung, Kamis.

Kesalahan administrasi yang dimaksud berkaitan dengan mekanisme pelibatan pihak ketiga dalam operasional CFD di lapangan. Pengelolaan anggaran yang tidak tertib inilah yang mendorong Wali Kota mengambil langkah penghentian sementara sejak beberapa waktu terakhir.

Keputusan ini diambil sebagai bagian dari upaya memperbaiki tata kelola pemerintahan sekaligus memastikan pelaksanaan kegiatan berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

CFD dan Braga Beken Tetap Dibutuhkan Warga Bandung

Farhan menegaskan bahwa kedua program ruang publik ini masih sangat diperlukan oleh Kota Bandung. Menurutnya, CFD dan Braga Beken memiliki fungsi penting sebagai ruang terbuka bagi masyarakat untuk beraktivitas.

"Harus dilanjutkan karena kita memang membutuhkan hal itu. Kita butuh CFD, kita butuh Braga Beken," katanya.

Wali Kota menambahkan, pelaksanaan kembali kedua program tinggal menunggu konsep penataan yang lebih jelas, termasuk hasil evaluasi terhadap mekanisme pengelolaannya. Saat ini konsep tersebut masih disusun oleh jajaran terkait.

"Saya harus lihat dulu konsep dari penataan CFD dan Braga Beken itu jadi seperti apa. Kalau itu sudah clear dan jelas ya kita akan jalankan lagi," ujarnya.

Braga Disiapkan Menjadi Daya Tarik Wisata Unggulan

Dalam pengembangan ke depan, kawasan Braga tidak hanya berorientasi pada pembatasan kendaraan di akhir pekan. Pemkot Bandung tengah menyiapkan konsep yang lebih luas agar kawasan bersejarah ini semakin menarik bagi wisatawan.

Pengembangan ini menjadi penting karena Braga dinilai memiliki potensi besar sebagai salah satu daya tarik wisata andalan Kota Bandung. Penataan kawasan akan dirancang sedemikian rupa sehingga mendukung aktivitas wisata sekaligus tetap mempertimbangkan kebutuhan masyarakat sekitar.

"Konsep Braga juga tentu akan dikembangkan lagi sedemikian rupa sehingga semakin menarik sebagai tempat wisata," ungkap Farhan.

Belum ada kepastian waktu pasti kapan CFD dan Braga Beken kembali beroperasi. Pemkot memastikan program baru akan diaktifkan setelah seluruh proses pembenahan administrasi dan konsep penataan dinyatakan tuntas.

Follow jabarviral.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: jabar.antaranews.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks