JAWA BARAT — Bermain di National Olympic Stadium, Phnom Penh, Rabu (19/8/2026) malam WIB, Indonesia tidak memberi banyak ruang bagi tuan rumah. Kemenangan straight set ini merupakan bagian dari agenda pematangan tim yang tengah dipersiapkan PBVSI menghadapi pesta olahraga se-Asia di Jepang.
Laga persahabatan ini bukan sekadar pemanasan biasa. Pertandingan melawan Kamboja menjadi langkah antisipasi agar Indonesia terhindar dari sanksi Federasi Bola Voli Dunia (FIVB) dan Konfederasi Bola Voli Asia (AVC) terkait aturan keikutsertaan dan penyelenggaraan pertandingan internasional.
Duel Ketat di Set Kedua Jadi Ujian Mental Boy Arnez dkk
Set pertama menjadi milik Indonesia dengan skor meyakinkan 25-18. Permainan dominan langsung diperlihatkan sejak awal, dan tim asuhan Redel Toiran mampu mengontrol jalannya pertandingan tanpa kesulitan berarti.
Namun perlawanan sengit justru muncul di set kedua. Kamboja memaksa Indonesia bermain di luar batas poin normal, menciptakan tensi yang lebih tinggi di lapangan. Boy Arnez dan kolega sempat tertekan, tetapi ketenangan di poin-poin krusial menjadi pembeda. Indonesia akhirnya memenangi set kedua dengan skor tipis 28-26.
Set ketiga menjadi penutup yang lebih tenang. Para pemain kembali tampil solid dan menjaga tekanan terhadap pertahanan Kamboja, menuntaskan pertandingan dengan kemenangan 25-19.
Uji Coba Kedua Dijadwalkan Pekan Depan
PBVSI melaporkan bahwa laga persahabatan ini akan berlanjut untuk kedua kalinya pada Selasa (25/8). Rangkaian uji coba ini dirancang untuk memastikan kesiapan fisik dan taktik tim sebelum terbang ke Jepang.
Dengan dua laga uji coba internasional, pelatih Redel Toiran memiliki kesempatan untuk mengevaluasi komposisi pemain dan strategi menghadapi lawan-lawan yang lebih kuat di Asian Games nanti.
Kemenangan atas Kamboja, meski hanya laga persahabatan, memberikan suntikan kepercayaan diri bagi skuad. Fokus tim kini tertuju pada uji coba kedua pekan depan sebelum persiapan final menuju Aichi-Nagoya.