JAWA BARAT — VinFast resmi memproduksi VF MPV 7 di pabriknya yang berlokasi di Subang, Jawa Barat, dengan tingkat komponen dalam negeri (TKDN) mencapai 40 persen. Pabrik seluas 171 hektar dengan nilai investasi triliunan rupiah ini menjadi basis produksi mobil listrik pertama pabrikan Vietnam di Indonesia. Model ini menjadi salah satu andalan mereka untuk merebut hati konsumen Tanah Air.
Desain MPV Berotot, Bukan Kotak Biasa
Alih-alih mengadopsi bentuk boks klasik seperti MPV kebanyakan, VF MPV 7 justru tampil lebih gagah. Garis bodi terpahat tajam, memadukan keanggunan dengan kesan kokoh. Posturnya mengingatkan pada SUV, namun tetap mengedepankan fungsionalitas sebagai kendaraan keluarga.
Dimensinya cukup besar: panjang 4.740 mm, lebar 1.872 mm, tinggi 1.734 mm, dengan jarak sumbu roda 2.840 mm. Bobot kosong mencapai 1.875 kg. Angka ini menjadi tantangan tersendiri bagi motor listrik penggerak roda depan (FWD) yang menghasilkan 201 hp (150 kW).
Kabin Lapang, Dashboard Minim Tombol
Kesan pertama saat masuk ke kabin adalah lapang dan bersih. VinFast menghilangkan layar MID di belakang kemudi. Semua informasi pengendaraan, termasuk odometer dan pengaturan AC, dipusatkan pada layar sentuh 10,1 inci di tengah dashboard. Material trim pintu, dashboard, dan konsol tengah terasa berkualitas, tidak murahan.
Fitur menarik ada di konsol tengah yang memanjang seperti kokpit pesawat. Desain ini memberikan kesan 'driver-centric', membuat pengemudi merasa lebih fokus dan tenang saat mengendalikan mobil. Di konsol ini juga tersedia beberapa tempat penyimpanan.
Tanpa Tombol Start, Visibilitas Luas
Cara menyalakan VF MPV 7 unik: cukup duduk dan injak pedal rem, mobil langsung aktif. Tuas transmisi berada di kanan setir, mudah dijangkau. Posisi duduk pengemudi bisa diatur manual, sementara setir sudah tilt dan telescopic.
Selama etape pertama dari Depok menuju Pantai Indah Kapuk via Tol Lingkar Luar, visibilitas menjadi nilai plus. Posisi duduk commanding dan minim blind spot membuat pengemudi percaya diri. Jok empuk dengan balutan material berkualitas menambah kenyamanan perjalanan.
Performa Motor Listrik 201 hp di Jalan Raya
Tenaga dari motor listrik FWD terasa instan, karakter khas mobil listrik. Meski bobotnya nyaris 1,9 ton, akselerasi dari kecepatan rendah responsif. Baterai lithium ion berkapasitas 60,2 kWh menjadi sumber energi, diklaim mampu menempuh jarak tertentu—meski angka pastinya belum disebutkan dalam pengujian ini.
Perjalanan berlanjut ke etape kedua menuju Kantor Pos Filateli di Lapangan Banteng Timur, lalu berakhir di Tugu Kunstkring Paleis, Menteng. Total jarak tempuh 90 km dalam tiga etape ini memberikan gambaran awal soal konsumsi energi dan kenyamanan suspensi di jalanan Jakarta.
Kesimpulan Awal: Alternatif Segar di Segmen MPV Listrik
VinFast VF MPV 7 jelas bukan sekadar MPV biasa. Pendekatan desain SUV-nya menjadi pembeda di pasar yang didominasi model boks tradisional. Kabin luas, visibilitas baik, dan fitur khas mobil listrik menjadi daya tarik utama. Namun, harga resmi dan detail spesifikasi akhir masih dinantikan untuk menilai daya saingnya melawan kompetitor.