CIANJUR — Dorongan ini disampaikan menyusul fokus Pemprov Jawa Barat yang tengah gencar melakukan perbaikan jalan provinsi di sejumlah kabupaten/kota, termasuk di Cianjur. Abdul Karim menilai momentum ini harus disambut baik oleh Pemkab Cianjur untuk melanjutkan perbaikan ke ruas-ruas jalan kabupaten yang terhubung langsung ke masing-masing destinasi wisata.
Momentum Setelah Perbaikan Jalan Provinsi
Menurut Abdul Karim, perbaikan jalan yang sudah dilakukan oleh pemerintah provinsi sangat dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Kehadiran pemerintah dalam perbaikan infrastruktur ini, kata dia, harus diikuti oleh pemerintah daerah dengan melanjutkan konektivitas hingga ke kawasan wisata.
"Perbaikan jalan yang dilakukan Pemprov Jabar sangat dirasakan masyarakat adanya kehadiran pemerintah, sehingga dapat diikuti pemerintah daerah untuk melanjutkan perbaikan yang terhubung ke masing-masing destinasi wisata," ujarnya di Cianjur, Selasa.
Anggaran 2027 Jadi Peluang Besar Bagi Cianjur
Abdul Karim menyebut, kedekatan Bupati Cianjur dengan Gubernur Jawa Barat menjadi kesempatan baik untuk mengoptimalkan peningkatan anggaran ke kabupaten/kota pada tahun 2027. Anggaran tersebut direncanakan ditingkatkan secara khusus untuk membangun jalan kabupaten guna mewujudkan pemerataan ekonomi.
Pemerintah daerah, lanjut dia, dapat mengajukan bantuan dana untuk membangun jalan menuju tempat wisata yang berstatus jalan kabupaten. Banyak ruas jalan di kawasan tersebut masih dikeluhkan masyarakat, terutama wisatawan, karena kondisinya rusak dan minim fasilitas penunjang.
Infrastruktur Layak Kunci Tingkatkan Kunjungan Ulang Wisatawan
Ketika fasilitas penunjang, terutama infrastruktur jalan yang layak, sudah lengkap, Abdul Karim optimistis angka kunjungan ke berbagai destinasi wisata di Cianjur akan terus meningkat. Pengunjung dapat sampai ke lokasi dengan mudah tanpa hambatan berarti.
Berbagai destinasi wisata di Cianjur, imbuhnya, sudah banyak dikenal hingga ke luar negeri. Namun, kondisi itu belum ditunjang dengan infrastruktur yang memadai, termasuk penerangan jalan umum (PJU) yang masih minim. Akibatnya, wisatawan yang datang jarang berniat untuk kembali berkunjung.
"Kami siap mendampingi berbagai pertemuan dengan dinas atau kementerian agar pembangunan di Cianjur terus meningkat sehingga roda perekonomian terus berkembang seiring angka kunjungan wisatawan yang terus meningkat," kata Abdul Karim.