Pencarian

Momen Kelulusan Digelar Sederhana, Siswa SDN Kebon Pedes 1 Kota Bogor Persembahkan Buku Antologi Puisi sebagai Kenang-Kenangan

Selasa, 02 Juni 2026 • 13:51:53 WIB
Momen Kelulusan Digelar Sederhana, Siswa SDN Kebon Pedes 1 Kota Bogor Persembahkan Buku Antologi Puisi sebagai Kenang-Kenangan
Siswa SDN Kebon Pedes 1 Kota Bogor meluncurkan buku antologi puisi pada momen kelulusan.

KOTA BOGOR — Enam tahun menempuh pendidikan dasar bukan hanya soal nilai rapor bagi 28 siswa kelas VI SDN Kebon Pedes 1. Di momen kelulusan yang digelar sederhana, mereka meluncurkan buku antologi puisi karya sendiri, sebuah langkah kecil yang meninggalkan jejak literasi di sekolah.

Dari Tugas Menulis Jadi Buku Nyata

Buku berjudul "Pelangan Kenangan di Sekolah" ini lahir dari proses belajar mengajar di kelas. Kepala SDN Kebon Pedes 1, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan bahwa ide tersebut berawal dari tugas menulis puisi tentang pengalaman selama bersekolah.

"Anak-anak sangat antusias. Mereka menuangkan rasa sayang kepada teman, guru, dan sekolah dalam bait-bait puisi. Kami kumpulkan, lalu kami cetak menjadi buku," ujarnya kepada wartawan, pekan lalu.

Lebih dari Sekadar Ijazah, Ini Warisan Literasi

Peluncuran buku ini menjadi puncak acara perpisahan yang biasanya hanya diisi sambutan dan hiburan. Para siswa bergantian membacakan puisi mereka di hadapan orang tua dan guru. Suasana hening sesekali pecah oleh tepuk tangan saat satu per satu puisi dibacakan dengan lugu namun penuh penghayatan.

Dengan adanya buku ini, para siswa tidak hanya meninggalkan kenangan, tetapi juga karya yang bisa dibaca adik kelas dan orang tua. "Semoga ini menjadi motivasi bagi siswa lain untuk terus menulis dan berkarya," tambah kepala sekolah.

Mengapa Antologi, Bukan Sekadar Acara Seremonial?

Pilihan untuk menerbitkan buku antologi puisi di momen kelulusan dinilai sebagai terobosan di tengah maraknya acara perpisahan yang cenderung formal dan mahal. Para guru ingin menanamkan bahwa kelulusan bukan akhir, melainkan awal dari kecintaan terhadap literasi.

Buku setebal 40 halaman itu dicetak dalam jumlah terbatas dan dibagikan kepada setiap siswa sebagai kenang-kenangan. "Pelangan Kenangan di Sekolah" diharapkan menjadi pengingat bahwa masa kecil yang dihabiskan di bangku SD adalah fondasi berharga untuk melangkah lebih jauh.

Bagikan
Sumber: radarbogor.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks