TASIKMALAYA — Penemuan jenazah pria paruh baya di lahan kebun singkong membuat warga Kampung Ciaren, Desa Karangjaya, Kecamatan Karangjaya, Kabupaten Tasikmalaya, geger. Korban diketahui bernama Tata Hendro (45), warga setempat yang akrab disapa Danu.
Korban ditemukan dalam kondisi mengenaskan dengan luka robek di bagian leher. Diduga kuat luka tersebut akibat sabetan senjata tajam. Posisi tubuh korban berada tidak jauh dari kediamannya, membuat warga yang datang ke lokasi langsung gempar.
Petugas dari Polsek Karangjaya yang tiba di lokasi langsung melakukan penanganan awal. Saat proses itu berlangsung, seorang tetangga korban berinisial E (35) mendatangi petugas dan mengaku sebagai pelaku penganiayaan yang menyebabkan kematian Tata.
E langsung dibawa ke Mapolsek Karangjaya untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Dari tangan tersangka, polisi menyita sebilah golok yang diduga kuat digunakan untuk menebas leher korban.
Dari pemeriksaan awal, peristiwa berdarah ini diduga dipicu oleh pertikaian antara kedua warga yang masih tinggal dalam satu kampung tersebut.
Aparat Satreskrim Polres Tasikmalaya kemudian datang ke lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Petugas melakukan sterilisasi lokasi dan mengamankan sejumlah barang bukti untuk kepentingan penyidikan.
Jenazah korban selanjutnya dievakuasi ke Kamar Mayat RSUD dr Soekardjo Tasikmalaya untuk menjalani proses autopsi guna memastikan penyebab pasti kematian. Hingga berita ini diturunkan, pemeriksaan terhadap tersangka E masih terus berlangsung di Mapolsek Karangjaya.