DEPOK — Rangkaian lomba yang digelar SMK Tirtajaya Depok dalam acara "Semarak Kemerdekaan" berlangsung selama dua hari, Selasa-Rabu (18-19/8/2026). Panitia OSIS menyiapkan beragam kompetisi yang mengombinasikan keterampilan teknis, kebahasaan, hingga kekompakan antarsiswa.
Ketua panitia dari OSIS SMK Tirtajaya menyebut kegiatan ini dirancang untuk menumbuhkan semangat nasionalisme sekaligus mengasah bakat peserta didik. Dukungan penuh dari pihak sekolah membuat seluruh rangkaian acara dapat berjalan sesuai jadwal.
Pada hari pertama, siswa jurusan Teknik Sepeda Motor (TSM) menunjukkan keterampilannya melalui lomba bongkar dan estafet ban. Sementara itu, siswa Desain Komunikasi Visual (DKV) mengikuti lomba fotografer model, dan jurusan Kuliner mengadu kemampuan memasak menu nasi goreng.
Bidang kebahasaan juga tidak luput dari perhatian. Panitia menggelar lomba Daily Vlog English dengan batas akhir pengiriman video pada Selasa pukul 00.00 WIB. Lomba dekorasi kelas turut digelar untuk menumbuhkan semangat menjaga kebersihan dan kerapihan lingkungan sekolah.
Keseruan berlanjut di hari kedua dengan lomba voli yang mempertandingkan antarkelas. Panitia juga menyiapkan lomba kekompakan seperti estafet kelereng tepung dengan aturan khusus, estafet balon gelas, air putar, dan sumpit dalam botol.
"Peserta estafet kelereng tepung wajib membawa sendok besi dan tidak diperbolehkan menyentuh sendok menggunakan tangan," kata Pembina OSIS SMK Tirtajaya, Sari Rahmawati, M.Pd. Kegiatan bernuansa keagamaan juga hadir melalui lomba adzan yang diikuti siswa.
Sari Rahmawati menegaskan bahwa "Semarak Kemerdekaan" bukan sekadar ajang perlombaan tahunan. Menurutnya, kegiatan ini menjadi momentum untuk mempererat kebersamaan dan menumbuhkan semangat generasi muda dalam mengisi kemerdekaan.
Seluruh rangkaian acara ditutup dengan pembagian hadiah kepada para pemenang lomba. Pihak sekolah berharap semangat kompetitif dan kekompakan yang terbangun selama dua hari tersebut dapat terus terbawa dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari.