BANDUNG — Jelang penayangan perdananya, Verona Films merilis poster final "Dan Bandung" yang menampilkan dua tokoh utama, Basil dan Elma, memejamkan mata di tengah lanskap Kota Bandung. Visual itu, menurut sutradara Rudi Soedjarwo, merepresentasikan ruang hening yang diciptakan kedua karakter untuk berlindung dari tekanan dunia luar.
"Melalui poster ini, saya ingin memperlihatkan bahwa di tengah bising dan indahnya kota Bandung, ada sebuah ruang sunyi diciptakan Basil dan Elma," ujar Rudi dalam keterangan tertulis yang diterima redaksi.
Film ini mengangkat kisah cinta beda kasta antara Basil dan Elma. Basil, diperankan Samo Rafael, adalah pemuda dari keluarga sederhana yang jatuh hati kepada Elma (Shanna Shannon), putri tunggal keluarga kaya dan berpengaruh.
Perbedaan latar belakang sosial menjadi tantangan terbesar dalam hubungan mereka. Tekanan dari keluarga dan lingkungan sekitar memaksa Basil dan Elma menentukan apakah cinta mereka cukup kuat untuk bertahan.
Produser Titin Suryani mengatakan poster tersebut ingin menggambarkan bagaimana cinta bisa hadir tanpa memilih latar belakang maupun status seseorang. "Cinta adalah perasaan yang datang begitu saja, tanpa kita bisa memilih kepada siapa hati ini akan berlabuh," kata Titin.
Selain Samo Rafael dan Shanna Shannon, film ini turut dibintangi Keisya Levronka, Razan Zu, Theo Supple, Paul Aro, De Boer William, Raiqa Septia, hingga aktor senior Donny Damara dan Jenny Zhang. Kehadiran nama-nama seperti Arswendy Bening Swara, Nugie, dan Tike Priatnakusumah melengkapi daftar pemain.
Menjelang penayangan, Verona Films menggelar rangkaian promosi bersama para pemain dan kru. Pada 10 dan 11 Juli lalu, mereka menyapa penggemar di booth Cinepolis yang berada di area Entrance Hall C3 Pekan Raya Jakarta. Pengunjung berkesempatan mendapatkan penawaran tiket serta merchandise resmi film tersebut.
"Dan Bandung" dijadwalkan tayang serentak di seluruh bioskop Indonesia mulai 20 Agustus 2026. Lewat kisah Basil dan Elma, penonton diajak bernostalgia dengan cerita dan sudut-sudut ikonik Kota Kembang yang menjadi latar utama film.