Pencarian

Ceer Exobot Resmi Meluncur, Dua EV Arab Saudi Dijual Awal 2027

Rabu, 23 September 2026 • 12:21:01 WIB
Ceer Exobot Resmi Meluncur, Dua EV Arab Saudi Dijual Awal 2027
Mobil listrik Ceer Exobot diluncurkan dalam acara yang dihadiri Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman.

JAWA BARAT — Ceer meluncurkan Exobot, mobil listrik pertama buatan Arab Saudi, dalam acara yang dihadiri Putra Mahkota Mohammed bin Salman. Dua model perdana, sedan dan SUV, baru mulai dijual di Arab Saudi pada awal 2027. Perusahaan menargetkan tujuh model dalam lima tahun ke depan.

Peluncuran Exobot berlangsung di tengah gejolak industri mobil global, saat pabrikan China terus menggerus pangsa pasar rival tradisional dan memimpin pengembangan kendaraan listrik. Ceer menyebut momen ini sebagai tonggak strategi diversifikasi ekonomi Arab Saudi dari minyak menuju industri, sejalan dengan Visi Saudi 2030.

"Peluncuran kendaraan pertama Ceer merupakan langkah maju lain dalam perjalanan Arab Saudi membangun ekosistem industri yang berkelanjutan dan sejahtera," kata Pangeran Mohammed, dikutip rilis resmi Ceer.

Pangeran Mohammed menjabat Perdana Menteri sekaligus Ketua Dewan Direksi Public Investment Fund (PIF), dana kekayaan negara yang menopang pendanaan Ceer.

Dua Model Perdana: Sedan dan SUV Bergaya Futuristik

Exobot terdiri dari dua model, sedan dan SUV, dengan desain yang mengingatkan pada kendaraan di film fiksi ilmiah "Tron". Keduanya memakai pintu gullwing dan menghapus pilar tengah antara kursi depan dan belakang.

CEO Ceer Jim DeLuca menyatakan desain tersebut didukung material berkekuatan tinggi untuk menopang struktur bodi. "Kami ingin memastikan dunia bisa melihat apa yang mampu dilakukan Arab Saudi," kata DeLuca, diberitakan Reuters.

Produksi di Fasilitas Otomotif Terbesar Timur Tengah

Perakitan kendaraan Ceer dilakukan di Ceer Manufacturing Complex (CMC), yang diklaim sebagai fasilitas otomotif terbesar di Timur Tengah. Ceer merupakan perusahaan patungan PIF dan Foxconn asal Taiwan.

Foxconn menyediakan arsitektur elektrik, BMW menangani rekayasa teknik, sementara jaringan pemasok lokal dibangun sejumlah perusahaan seperti Lear dari AS, Shin Young dari Korea, Benteler dari Jerman, dan Fangxin dari China. Mereka membuka pabrik di Arab Saudi berkat insentif pemerintah.

Target Kontribusi Rp142 Triliun ke PDB pada 2034

Ceer diproyeksikan menyumbang US$8 miliar atau setara Rp142,3 triliun (kurs Rp17.788) ke PDB Arab Saudi. Kontribusi ke neraca dagang diperkirakan mencapai US$21 miliar atau sekitar Rp373,5 triliun pada 2034.

Lini produk yang awalnya murni EV akan diperluas mencakup plug-in hybrid dan mesin pembakaran, mengikuti pergeseran permintaan pasar. Ceer berencana meluncurkan lima model mainstream antara 2028 dan 2030, dirancang memenuhi regulasi global agar siap dijual di berbagai pasar.

Ekspansi Bertahap ke Timur Tengah dan Afrika Utara

Ekspansi ke pasar sekitar dijadwalkan mulai 2028, lalu menyasar seluruh Timur Tengah dan Afrika Utara hingga 2034. Rencana ini menempatkan Ceer sebagai pemain baru di kawasan yang selama ini dikuasai merek Jepang, Korea, dan China.

DeLuca menyadari risiko besar di balik ambisi tersebut. Sejumlah startup EV seperti Fisker, Arrival, dan Lordstown gagal dalam beberapa tahun terakhir, sementara VinFast asal Vietnam, tempat DeLuca pernah menjabat CEO, tengah restrukturisasi usai menghabiskan miliaran dolar untuk ekspansi.

"Kami ingin memastikan kami bergerak sangat metodis. Hanya butuh satu kesalahan dan Anda bisa mematikan startup," kata DeLuca.

Follow jabarviral.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: cnnindonesia.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks