Pencarian

Produksi Emas Merdeka Copper di Gorontalo Naik 8 Kali Lipat, Fasilitas CIL 12 Juta Ton Dibangun

Rabu, 26 Agustus 2026 • 19:18:31 WIB
Produksi Emas Merdeka Copper di Gorontalo Naik 8 Kali Lipat, Fasilitas CIL 12 Juta Ton Dibangun
Produksi emas perdana Tambang Emas Pani di Gorontalo diresmikan pada 14 Februari 2026.

JAWA BARAT — Ekspansi Tambang Emas Pani di Gorontalo memasuki fase krusial. Setelah mencapai produksi emas perdana pada 14 Februari 2026, perusahaan kini mengejar peningkatan kapasitas pengolahan melalui dua jalur paralel: optimalisasi heap leach yang sudah beroperasi dan pembangunan pabrik CIL yang akan menjadi mesin pertumbuhan utama.

Lonjakan produksi kuartalan yang signifikan—dari 1.818 ounces menjadi 15.594 ounces—menunjukkan kurva belajar operasional yang membaik. Angka ini sekaligus menjadi indikator awal bahwa cadangan bijih di Pani layak diolah secara ekonomis.

Fasilitas CIL: Kunci Mengejar Recovery Rate di Atas 90 Persen

Pembangunan fasilitas CIL berkapasitas 12 juta ton per tahun berjalan sesuai jadwal. Pengecoran beton pertama ditargetkan dimulai pada awal kuartal IV 2026, menandai dimulainya konstruksi fisik utama pabrik.

Yang lebih penting, teknologi CIL ini dirancang untuk meningkatkan tingkat perolehan emas (recovery rate) dari sekitar 80 persen menjadi lebih dari 90 persen. Desainnya juga modular—dapat dikembangkan hingga 24 juta ton per tahun jika potensi cadangan terbukti lebih besar.

Presiden Direktur Merdeka Gold Resources Boyke P Abidin menegaskan komitmen perusahaan dalam keterangannya, Rabu (26/8/2026):

"Kami memasuki fase pertumbuhan penting, didukung oleh peningkatan produksi heap leach dan pembangunan fasilitas CIL 12 Mtpa. Pengembangan kedua fasilitas ini akan menjadi pendorong utama peningkatan kapasitas produksi Tambang Emas Pani."

Infrastruktur Pendukung: Listrik PLN dan Fasilitas Tailings

Perusahaan tidak hanya fokus pada pabrik pengolahan. Infrastruktur pendukung dibangun secara paralel, termasuk fasilitas tailings (pengelolaan limbah sisa pengolahan) dan tambahan pasokan listrik bersama PLN. Langkah ini krusial untuk memastikan operasi berjalan kontinu saat kapasitas produksi meningkat.

Untuk operasi heap leach yang sudah berjalan, penambahan kapasitas dilakukan bertahap. Cell 1 dan 2 telah selesai dibangun, dan kapasitasnya akan terus ditingkatkan melalui peninggian tanggul hingga akhir 2026.

Target Kapasitas 62 Juta Ton Bijih pada 2027

Pekerjaan lanjutan akan berlanjut pada 2027, bersamaan dengan pembangunan cell ketiga yang sudah dimulai. Setelah seluruh tahapan selesai, fasilitas heap leach Tambang Emas Pani ditargetkan memiliki kapasitas pengolahan sekitar 62 juta ton bijih.

Dengan kombinasi fasilitas heap leach yang diperluas dan pabrik CIL yang lebih efisien, perusahaan membidik posisi Tambang Emas Pani sebagai tambang emas skala besar dengan umur operasi panjang. Bagi pemerintah daerah, pengembangan ini berarti tambahan aktivitas ekonomi dan potensi penerimaan pajak yang lebih besar di masa mendatang.

Follow jabarviral.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: finance.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks