JAWA BARAT — Konflik jadwal mulai terlihat setelah Dispora menerima surat dari operator liga terkait pengajuan Stadion Si Jalak Harupat sebagai lokasi pertandingan Liga 1 dan AFC Champions League 2 (ACL 2) untuk musim depan. Surat tersebut baru diterima pihak Dispora hari ini, sementara Persib dijadwalkan menjalani laga play-off ACL 2 2026-2027 pada 31 Agustus mendatang.
"Intinya, untuk rencana pertandingan ACL 2 dan Liga 1 itu, suratnya bukan dari Persib. Tapi dari Liga 1 yang kami terima baru hari ini suratnya," kata Dicky, dilansir BolaSport.com dari Tribun Jabar.
Jadwal Bentrok dengan Agenda Timnas
Persoalan muncul karena Timnas Indonesia juga tercatat akan memakai stadion kebanggaan warga Bandung tersebut untuk ajang FIFA ASEAN Cup 2026. Turnamen regional itu dijadwalkan berlangsung pada 21 September hingga 6 Oktober 2026.
Artinya, ada potensi tabrakan jadwal jika Persib melaju ke babak grup ACL 2 dan harus memainkan laga kandang di waktu yang bersamaan dengan agenda Timnas. Dicky menegaskan perlunya koordinasi lintas instansi untuk mencari solusi.
Langkah Dispora Menyikapi Dua Kepentingan
Dicky mengungkapkan niatnya untuk segera menjalin komunikasi dengan PSSI sebagai federasi tertinggi sepak bola nasional. Langkah ini diambil untuk memastikan kedua agenda besar tersebut bisa berjalan tanpa mengorbankan kualitas lapangan maupun kenyamanan suporter.
Persib sendiri dipastikan akan menghadapi wakil Filipina, Manila Digger, pada laga play-off ACL 2. Jika Maung Bandung mampu memenangkan pertandingan tersebut, mereka berhak melaju ke babak grup dan otomatis membutuhkan kandang tetap untuk mengarungi kompetisi antarklub Asia itu.
Persib Butuh Kepastian Kandang
Kepastian penggunaan stadion menjadi krusial bagi Persib yang tengah menyiapkan diri di kompetisi domestik dan Asia. Manajemen klub butuh kejelasan dari pemerintah daerah dan PSSI agar persiapan tim tidak terganggu menjelang laga play-off yang tinggal menghitung bulan.
Di sisi lain, Timnas Indonesia juga memiliki kepentingan besar untuk tampil di hadapan pendukungnya sendiri di ajang ASEAN Cup. Situasi ini menuntut pembagian jadwal yang cermat dari semua pihak terkait.