BANDUNG — bank bjb resmi menggandeng PT Primajasa Perdanarayautama, operator bus Primajasa, dalam sebuah nota kesepahaman (MoU) yang ditandatangani di Bandung. Kerja sama ini berfokus pada penggunaan produk dan jasa perbankan bank bjb untuk menunjang operasional dan pengembangan bisnis perusahaan transportasi tersebut.
Sinergi BUMN dan BUMD di Sektor Transportasi
MoU ini menjadi jembatan antara bank pembangunan daerah Jawa Barat dengan salah satu perusahaan otobus terbesar di Indonesia. Melalui kerja sama ini, bank bjb akan menyediakan layanan perbankan yang mencakup transaksi harian, pengelolaan kas, hingga pembiayaan korporasi bagi Primajasa.
“Ini adalah bentuk sinergi antarperusahaan daerah dan nasional untuk memperkuat layanan publik,” ujar perwakilan manajemen bank bjb dalam pernyataan resmi yang diterima redaksi.
Dampak bagi Penumpang dan Mitra Bisnis
Dengan adanya integrasi layanan perbankan, penumpang dan mitra bisnis Primajasa berpotensi menikmati kemudahan transaksi digital. Pembayaran tiket, pengelolaan dana operasional, hingga sistem reward bisa terhubung langsung dengan layanan bank bjb.
Kerja sama ini juga membuka peluang bagi UMKM binaan bank bjb untuk menjadi pemasok atau mitra usaha Primajasa di berbagai titik pemberhentian bus.
bank bjb Perkuat Posisi di Sektor Korporasi
Langkah ini menambah portofolio bank bjb dalam melayani korporasi berskala nasional. Sebelumnya, bank bjb telah menjalin kerja sama dengan berbagai perusahaan di sektor infrastruktur, properti, dan logistik di Jawa Barat dan sekitarnya.
Primajasa sendiri melayani rute Jabodetabek, Bandung, dan beberapa kota besar di Jawa Barat. Dengan jumlah penumpang yang terus pulih pascapandemi, kebutuhan akan layanan perbankan yang efisien menjadi prioritas.
Ke Depan: Integrasi Sistem dan Pengembangan Layanan
Kedua pihak belum merinci secara spesifik produk perbankan yang akan diluncurkan dalam waktu dekat. Namun, sumber internal menyebutkan bahwa integrasi sistem pembayaran dan pengelolaan dana operasional akan menjadi prioritas awal.
Kerja sama ini diharapkan rampung dalam beberapa bulan ke depan, dengan uji coba layanan di beberapa terminal utama di Jawa Barat.