Pencarian

Harga Kripto 24 Juni 2026: Kripto Terkoreksi, Pasar Menanti Sinyal Baru — BTC di Rp 1,12 Miliar, ETH Tertekan

Rabu, 24 Juni 2026 • 07:37:31 WIB
Harga Kripto 24 Juni 2026: Kripto Terkoreksi, Pasar Menanti Sinyal Baru — BTC di Rp 1,12 Miliar, ETH Tertekan
Bitcoin turun 1,38% ke Rp 1,12 miliar dalam koreksi pasar kripto 24 Juni 2026.

Pergerakan Harga Kripto 24 Juni 2026

Berikut adalah harga terkini dari 10 kripto utama berdasarkan data pukul 07:31 WIB:

  • Bitcoin (BTC): Rp 1.124.979.881 ($62.780) — -1,38%
  • Ethereum (ETH): Rp 29.870.310 ($1.666,94) — -2,95%
  • BNB: Rp 10.373.625 ($578,91) — -1,46%
  • Solana (SOL): Rp 1.250.611 ($69,79) — -2,01%
  • XRP: Rp 19.896 ($1,11) — -1,01%
  • TRON (TRX): Rp 5.891 ($0,33) — -1%
  • Dogecoin (DOGE): Rp 1.416 ($0,08) — -3,24%
  • Cardano (ADA): Rp 2.722 ($0,15) — -3,47%

Ethereum dan Cardano Pimpin Koreksi: Ada Apa?

Ethereum menjadi salah satu yang paling terpukul pagi ini. Penurunan 2,95% dalam 24 jam membuat ETH mendekati level psikologis $1.600. Koreksi ini dipicu oleh data on-chain yang menunjukkan peningkatan pasokan ETH di bursa sentral, mengindikasikan potensi tekanan jual dari pemegang jangka pendek. Selain itu, volume transaksi di jaringan Ethereum utama masih stagnan di tengah migrasi aktivitas ke layer-2 seperti Arbitrum dan Base.

Sementara itu, Cardano (ADA) turun 3,47% — koreksi terdalam di antara koin besar. Penurunan ini lebih bersifat teknikal. ADA sempat mencoba menembus resistensi $0,16 beberapa hari lalu namun gagal, sehingga aksi jual pun terjadi. Meski demikian, kabar positif datang dari ekosistem DeFi Cardano yang terus tumbuh, dengan total value locked (TVL) naik tipis dalam sepekan terakhir. Investor pantau level support $0,14 — jika bertahan, ini bisa menjadi titik akumulasi yang menarik.

Analisis Historis: Juni Identik dengan Koreksi, Juli Sering Rebound

Jika kita melihat pola historis dalam tiga tahun terakhir, bulan Juni kerap menjadi periode koreksi atau konsolidasi bagi pasar kripto. Pada Juni 2024 dan 2025, BTC tercatat turun rata-rata 5-8% sebelum kembali menguat pada Juli-Agustus. Koreksi saat ini masih tergolong ringan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, dan belum ada indikasi panic selling.

Faktor musiman ini penting dicatat investor Indonesia. Dengan nilai tukar rupiah yang relatif stabil terhadap dolar AS dalam sepekan terakhir, koreksi harga dalam denominasi rupiah tidak terlalu dalam. Ini berarti daya beli investor lokal masih cukup kuat. Jika tren historis berulang, akumulasi di akhir Juni bisa memberikan hasil optimal saat musim kenaikan Juli-Agustus tiba.

Koin yang Layak Dipantau Investor Indonesia Hari Ini

Bitcoin (BTC): Meskipun turun 1,38%, BTC masih bertahan di atas level support kunci $62.000. Pergerakan sideways dalam rentang sempit menandakan pasar sedang menunggu katalis besar. Jika BTC mampu bertahan di atas $62.000 hingga akhir pekan, peluang menuju $65.000 kembali terbuka. Investor bisa memanfaatkan koreksi ini untuk DCA (dollar-cost averaging).

Solana (SOL): Turun 2,01% ke $69,79, SOL masih lebih kuat dibanding ETH dalam sepekan terakhir. Ekosistem Solana terus mencatatkan volume transaksi harian di atas $2 miliar, didorong oleh aktivitas memecoin dan DeFi. Level $68 adalah support kuat — jika tidak ditembus, SOL berpotensi memimpin pemulihan saat pasar berbalik.

XRP: Paling defensif dengan koreksi hanya 1,01%. XRP masih didukung oleh sentimen positif seputar adopsi pembayaran lintas batas di Asia. Koreksi tipis ini menjadikan XRP pilihan menarik bagi investor yang mencari stabilitas relatif di tengah pasar bearish jangka pendek.

Tips Praktis untuk Investor Indonesia

Bagi yang ingin memanfaatkan momen koreksi ini, beberapa exchange Indonesia terpercaya seperti Indodax, Tokocrypto, dan Pintu menawarkan fitur pembelian pecahan koin (fraksional) dengan biaya transaksi kompetitif. Pastikan untuk menggunakan fitur limit order agar bisa membeli di harga yang diinginkan tanpa terpengaruh fluktuasi pasar jangka pendek. Selalu gunakan dompet pribadi (non-custodial wallet) untuk penyimpanan jangka panjang.

FAQ — Pertanyaan Umum Investor

1. Apakah koreksi hari ini tanda pasar akan bearish panjang?
Tidak selalu. Koreksi 1-3% dalam sehari adalah hal wajar di pasar kripto. Selama BTC bertahan di atas $60.000 dan tidak ada berita negatif besar, ini lebih merupakan konsolidasi sehat sebelum pergerakan berikutnya.

2. Kapan waktu terbaik membeli ETH?
Jika ETH turun mendekati $1.600 (Rp 28,6 juta), itu adalah zona beli yang menarik secara teknikal. Pantau juga apakah volume pembelian mulai meningkat di kisaran tersebut.

3. Apakah DOGE dan ADA layak dibeli saat turun?
Untuk investasi jangka pendek, keduanya berisiko tinggi karena volatilitasnya besar. Namun untuk jangka panjang, akumulasi bertahap di harga rendah bisa menguntungkan jika ada katalis baru dari ekosistemnya.

4. Apa pengaruh data inflasi PCE AS terhadap kripto?
Data PCE adalah indikator inflasi favorit The Fed. Jika angka lebih tinggi dari ekspektasi, dolar AS menguat dan aset berisiko seperti kripto bisa tertekan. Sebaliknya, data rendah bisa memicu reli.

5. Apakah lebih baik beli BTC atau altcoin saat koreksi?
Untuk investor pemula, BTC tetap pilihan paling aman karena volatilitasnya lebih rendah. Altcoin seperti SOL atau XRP bisa memberikan return lebih tinggi tetapi dengan risiko yang juga lebih besar. Kombinasi keduanya dalam portofolio adalah strategi yang bijak.

Disclaimer: Artikel ini hanya untuk tujuan edukasi dan analisis, bukan merupakan ajakan atau saran investasi. Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) dan konsultasikan dengan penasihat keuangan sebelum mengambil keputusan investasi.

Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks