JAWA BARAT — Logam mulia Antam hari ini dibanderol Rp2.711.000 per gram, sementara harga buyback atau harga jual kembali ditetapkan di level Rp2.461.000 per gram. Selisih antara harga jual dan buyback yang mencapai Rp250.000 per gram menunjukkan premi yang masih lebar, lazim terjadi di pasar ritel emas Indonesia.
Dua Faktor yang Mendorong Harga Emas Naik
Pergerakan harga emas Antam sejalan dengan tren harga emas global yang menguat dalam beberapa hari terakhir. Di pasar spot, harga emas dunia bergerak di kisaran US$2.340 per troy ounce pada Jumat (12/6) waktu AS, naik 0,6% dari hari sebelumnya.
Analis menilai sentimen utama berasal dari data inflasi Amerika Serikat yang lebih rendah dari perkiraan. Hal ini memperkuat spekulasi bahwa The Fed akan memangkas suku bunga lebih cepat dari jadwal, sehingga menekan dolar AS dan mengerek harga emas sebagai aset safe haven.
Buyback Tetap di Level Rp2,461 Juta
Harga buyback Antam hari ini tidak berubah dari posisi sebelumnya, yakni Rp2.461.000 per gram. Artinya, investor yang menjual kembali emas batangan ke Antam akan mendapatkan selisih sekitar Rp250.000 per gram dari harga beli saat ini.
Selisih ini mencakup biaya pembuatan, ongkos cetak, dan margin yang ditetapkan Antam. Bagi investor jangka pendek, spread yang lebar membuat emas fisik kurang ideal untuk trading harian, namun tetap diminati sebagai instrumen lindung nilai jangka panjang.
Daftar Harga Emas Antam Ukuran Lain
- Emas batangan 0,5 gram: Rp1.355.500
- Emas batangan 5 gram: Rp12.805.000
- Emas batangan 10 gram: Rp25.560.000
- Emas batangan 50 gram: Rp127.295.000
- Emas batangan 100 gram: Rp254.512.000
- Emas batangan 500 gram: Rp1.272.320.000
- Emas batangan 1000 gram: Rp2.544.600.000
Harga tersebut sudah termasuk PPh 22 sebesar 0,45% untuk pemegang NPWP. Bagi pembeli tanpa NPWP, dikenakan tarif PPh 22 sebesar 0,9%. Harga dapat berbeda di setiap butik emas Antam karena belum termasuk ongkir dan biaya administrasi.
Prospek Emas Pekan Depan
Pergerakan harga emas Antam pekan depan akan sangat bergantung pada rilis data tenaga kerja AS dan pernyataan pejabat The Fed. Jika tekanan inflasi terus mereda, bukan tidak mungkin harga emas batangan kembali menembus level Rp2.730.000 per gram.
Investasi emas mengandung risiko. Harga bisa naik dan turun sesuai kondisi pasar global serta kebijakan moneter bank sentral utama dunia.