HOUSTON — Cristiano Ronaldo dan skuad Portugal menghadapi tekanan besar jelang laga kedua Grup K Piala Dunia 2026 melawan Uzbekistan. Hasil imbang kontra RD Kongo membuat Selecao das Mercias tak punya pilihan selain menang untuk menjaga asa lolos ke babak berikutnya.
Laga ini akan digelar di NRG Stadium pada Rabu (24/6) dini hari WIB. Portugal datang dengan catatan penguasaan bola mencapai 75 persen saat melawan RD Kongo, namun gagal mengonversi dominasi itu menjadi tiga poin.
Formasi 4-2-3-1: Ronaldo Jadi Ujung Tombak
Pelatih Roberto Martinez diprediksi tetap mempertahankan formasi 4-2-3-1. Diogo Costa akan mengisi pos kiper, sementara lini belakang diisi oleh Joao Cancelo, Araujo, Veiga, dan Mendes.
Di lini tengah, Vitinha dan Neves berperan sebagai double pivot. Tiga gelandang serang—Neto, Bruno Fernandes, dan Conceicao—bertugas mendukung Cristiano Ronaldo yang menjadi tumpuan utama di depan.
Uzbekistan Bukan Lawan Mudah, Cannavaro Siapkan Kejutan
Meski kalah dari Kolombia, Uzbekistan menunjukkan permainan berani. Tim debutan Piala Dunia itu tidak hanya bertahan, tetapi juga aktif menyerang dan menciptakan peluang.
Pelatih Fabio Cannavaro diprediksi menerapkan formasi 3-4-2-1. Yusupov akan berada di bawah mistar, dengan tiga bek Ashurmatov, Khusanov, dan Abdullaev. Lini tengah diisi Karimov, Mozgovoy, Shukurov, dan Nasrullaev, sementara Fayzullaev serta Urunov mendukung Shomurodov di lini depan.
Rekor Pertemuan dan Catatan Lima Laga Terakhir
Portugal dan Uzbekistan belum pernah saling bertemu sebelumnya. Namun, jika melihat lima pertandingan terakhir, Portugal lebih unggul dengan tiga kemenangan dan dua hasil imbang.
Di sisi lain, Uzbekistan hanya meraih satu kemenangan, tiga kekalahan, dan satu hasil imbang dalam lima laga terakhirnya. Meski begitu, organisasi permainan Uzbekistan dinilai rapi dan mampu merepotkan lawan jika diberi ruang.
Bagi Portugal, kemenangan menjadi target mutlak. Jika gagal, peluang lolos ke babak 16 besar akan semakin tipis mengingat persaingan ketat di Grup K.