Amazon akhirnya memenuhi janjinya. Kindle Scribe tanpa lampu depan yang diumumkan tahun lalu kini mulai tersedia, melengkapi jajaran tiga varian Scribe generasi ketiga setelah versi reguler (500 dolar AS) dan Colorsoft (630 dolar AS). Langkah ini jelas: Amazon ingin head-to-head dengan lini produk ReMarkable yang juga merilis Paper Pure seharga 399 dolar AS pada Januari 2026.
Lampu Depan Lebih Penting dari AI Ringkasan Buku
Perbedaan paling kentara ada di fitur penerangan. Kindle Scribe generasi kedua masih dibekali lampu depan dengan suhu warna hangat—fitur yang justru dihilangkan di versi terbaru. Pengorbanan ini memang menurunkan harga 70 dolar AS dan memperpanjang daya tahan baterai menjadi 16 minggu untuk membaca atau tiga minggu untuk mencatat.
Namun jurnalis teknologi yang menguji ketiga perangkat ini menilai lampu depan lebih krusial dibanding fitur AI macam ringkasan bacaan atau koneksi ke Google Drive dan OneDrive yang hanya ada di model terbaru. "Saya membaca karena suatu alasan," tulis pengulas tersebut. Tanpa lampu depan, perangkat ini sulit dipakai di kamar gelap, ruang kelas yang redup, atau kabin pesawat—skenario paling umum penggunaan e-reader.
ReMarkable Lebih Ringan, Tapi Kindle Lebih Praktis
Dari segi kenyamanan genggaman, ReMarkable Paper Pure unggul telak. Bobotnya cuma 0,79 pon (358 gram), jauh lebih ringan dari Kindle Scribe baru (0,88 pon) dan lama (0,95 pon). Desain bingkai yang lebih tebal di satu sisi juga membuat pegangan lebih natural—mirip dengan Kindle generasi kedua.
Meski begitu, Kindle Scribe tetap menjadi pilihan utama untuk catatan cepat dan sesi curah pendapat. ReMarkable unggul di perangkat kerja dengan alat yang lebih canggih dan konektivitas lebih baik, tapi pengalaman membaca dan menulis tanpa gangguan tetap jadi nilai jual Kindle.
Pilihan Paling Masuk Akal: Kindle Scribe Generasi Kedua
Dengan harga 400 dolar AS (sekitar Rp 6,4 juta), Kindle Scribe generasi kedua menawarkan kombinasi paling seimbang: lampu depan, layar 10,2 inci, dan perangkat lunak catatan digital yang matang. Kekurangannya hanya pada fitur AI dan integrasi cloud yang tidak dimiliki—fitur yang menurut banyak pengguna tidak terlalu esensial untuk penggunaan harian.
Sementara itu, Kindle Scribe tanpa lampu depan (430 dolar AS) dan ReMarkable Paper Pure (399 dolar AS) sama-sama mengorbankan penerangan demi harga atau bobot yang lebih ringan. Di pasar Indonesia yang belum resmi kedatangan perangkat-perangkat ini, konsumen yang berniat membeli via importir sebaiknya mempertimbangkan prioritas: lampu depan untuk fleksibilitas, atau bobot ringan untuk mobilitas.