BANDUNG — Ribuan calon siswa di Jawa Barat mulai bersiap menyambut pembukaan pendaftaran SPMB 2026 jalur domisili. Jalur ini menjadi andalan utama karena memberikan prioritas kepada siswa yang berdomisili di sekitar sekolah, sehingga memangkas jarak tempuh dan biaya transportasi.
Kapan Pendaftaran Jalur Domisili SPMB Jabar 2026 Dibuka?
Pemerintah Provinsi Jawa Barat belum merilis tanggal pasti pembukaan pendaftaran SPMB 2026. Namun, merujuk pada tahun-tahun sebelumnya, proses pendaftaran biasanya dimulai pada bulan Mei hingga Juni. Orang tua dan calon siswa diminta untuk terus memantau laman resmil SPMB Jawa Barat agar tidak ketinggalan informasi terbaru.
Berapa Kuota Penerimaan untuk Jalur Domisili?
Jalur domisili mendapatkan porsi kuota yang paling besar dibandingkan jalur lainnya. Untuk SMA dan SMK negeri di Jawa Barat, kuota jalur domisili mencapai 40 persen dari total daya tampung sekolah. Sisanya dialokasikan untuk jalur prestasi, afirmasi, dan perpindahan tugas orang tua. Artinya, jika sebuah SMA memiliki daya tampung 300 siswa, maka 120 kursi diperuntukkan bagi calon siswa yang tinggal di zona terdekat.
Syarat Utama: Domisili Minimal 1 Tahun
Syarat paling krusial dalam jalur ini adalah bukti domisili calon siswa. Pihak sekolah akan memverifikasi alamat tempat tinggal yang tercantum dalam Kartu Keluarga (KK) atau surat keterangan domisili. Umumnya, calon siswa wajib berdomisili di zona yang sama dengan sekolah tujuan minimal selama satu tahun terakhir secara berturut-turut. Hal ini untuk memastikan bahwa siswa benar-benar tinggal di wilayah tersebut, bukan sekadar menitip alamat.
Dokumen yang Wajib Disiapkan Orang Tua
Selain KK dan akta kelahiran, beberapa dokumen pendukung lain perlu disiapkan. Calon siswa juga harus melampirkan surat pernyataan domisili yang ditandatangani di atas materai. Bagi siswa yang tinggal di rumah kontrakan, surat perjanjian kontrak atau surat keterangan dari RT/RW setempat bisa menjadi bukti tambahan. Pastikan semua dokumen sudah discan dengan jelas sebelum proses unggah dimulai.
SPMB Jawa Barat tahun ini diharapkan berjalan lebih transparan dan akuntabel. Pemerintah provinsi terus menyosialisasikan aturan main kepada seluruh sekolah dan calon peserta didik. Bagi warga yang tinggal di perbatasan antar-kota, penting untuk mengecek peta zonasi sekolah yang akan dirilis bersamaan dengan jadwal pendaftaran.