Pencarian

Gratis hingga 5 Juni 2026, Sunatan Massal HJB di Kota Bogor Targetkan 544 Anak di 25 Puskesmas

Selasa, 02 Juni 2026 • 17:31:01 WIB
Gratis hingga 5 Juni 2026, Sunatan Massal HJB di Kota Bogor Targetkan 544 Anak di 25 Puskesmas
Sunatan massal gratis untuk 544 anak di 25 puskesmas Kota Bogor berlangsung hingga 5 Juni 2026.

BOGOR — Pemerintah Kota Bogor membuka layanan sunatan massal gratis bagi 544 anak sebagai bagian dari perayaan HJB ke-544. Program ini berlangsung sejak awal Juni dan akan berakhir pada 5 Juni 2026, memberikan waktu hampir setahun bagi warga untuk mendaftar.

Dinkes Kota Bogor menyiapkan 25 puskesmas sebagai lokasi pelaksanaan. Setiap puskesmas ditargetkan melayani sekitar 20 hingga 22 anak, dengan jadwal yang disesuaikan oleh masing-masing unit kesehatan.

Bukan Sekadar Khitan Massal Biasa

Yang membedakan program ini dari sunatan massal pada umumnya adalah durasi dan jangkauannya. Alih-alih digelar dalam satu hari dengan kerumunan besar, layanan ini dibuka selama hampir satu tahun penuh. Hal ini memungkinkan anak-anak mendapatkan penanganan yang lebih personal dan risiko infeksi pasca-operasi bisa diminimalkan.

Peserta tidak hanya mendapatkan tindakan medis secara gratis. Mereka juga menerima paket perlengkapan pasca-sunat yang mencakup obat-obatan dan perawatan luka. Ini menjadi nilai tambah yang jarang ditemui dalam program serupa di daerah lain.

Mengapa 544 Anak dan 25 Puskesmas?

Angka 544 sengaja dipilih untuk menandai usia Kota Bogor yang genap 544 tahun pada 2026. Sementara itu, 25 puskesmas yang dilibatkan merupakan total seluruh puskesmas yang tersebar di enam kecamatan Kota Bogor, dari Bogor Selatan hingga Bogor Utara.

Pendaftaran dilakukan secara langsung di puskesmas terdekat dari tempat tinggal. Orang tua cukup membawa kartu keluarga dan KTP untuk mendaftarkan anaknya. Syarat usia peserta adalah anak laki-laki mulai dari balita hingga remaja, dengan rekomendasi dari dokter puskesmas setempat.

Respons Warga: Antrean Mulai Terlihat

Di Puskesmas Bogor Tengah, misalnya, antrean pendaftaran sudah mulai terlihat sejak pekan pertama program diumumkan. Seorang warga yang ditemui di lokasi mengaku sengaja mendaftar lebih awal karena khawatir kuota cepat habis. "Daripada nunggu pas mau Lebaran, mending sekarang. Gratis, tempatnya dekat rumah, dan obatnya dikasih," ujarnya.

Program ini juga menjadi solusi bagi warga yang selama ini menunda khitan anak karena biaya. Di beberapa klinik swasta, biaya sunat bisa mencapai Rp 500 ribu hingga Rp 1,5 juta, belum termasuk obat dan kontrol pasca-operasi. Dengan adanya layanan gratis di puskesmas, beban itu bisa ditekan.

Target: Tak Sekadar Angka, Tapi Cakupan Kesehatan

Dinkes Kota Bogor menargetkan bahwa program ini bukan hanya memenuhi angka 544 peserta, tetapi juga meningkatkan cakupan imunisasi dan pemeriksaan kesehatan dasar pada anak. Sebab, setiap peserta yang mendaftar akan melalui skrining kesehatan terlebih dahulu, termasuk pengecekan status imunisasi dan berat badan.

Dengan kata lain, sunatan massal ini menjadi pintu masuk bagi pemkot untuk memastikan anak-anak di Kota Bogor mendapatkan layanan kesehatan dasar secara menyeluruh. Jika ada anak yang ditemukan belum imunisasi lengkap atau memiliki masalah gizi, mereka akan dirujuk ke program terkait.

Program ini dijadwalkan berlangsung hingga 5 Juni 2026, bertepatan dengan puncak peringatan HJB ke-544. Bagi warga Kota Bogor yang tertarik, disarankan segera mendaftar ke puskesmas terdekat sebelum kuota penuh.

Bagikan
Sumber: radarbogor.jawapos.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks