DEPOK — Jalan RA Kartini, salah satu ruas utama di Kota Depok, menjadi saksi kepanikan warga saat kobaran api melumat habis sebuah ruko aksesori motor pada dini hari. Api yang membesar dalam waktu singkat membuat warga sekitar berhamburan keluar rumah, sementara pemilik ruko hanya bisa pasrah menyaksikan barang dagangannya hangus.
Kerugian Ditaksir Capai Rp200 Juta, Tak Ada Korban Jiwa
Peristiwa kebakaran ini mengakibatkan bangunan ruko beserta puluhan unit aksesori motor, suku cadang, dan peralatan bengkel di dalamnya ludes dilalap api. Total kerugian material untuk sementara diperkirakan mencapai angka Rp200 juta. Beruntung, tidak ada korban jiwa yang dilaporkan dalam kejadian ini, meskipun proses evakuasi sempat berlangsung dramatis.
Warga Panik, Api Menjalar Cepat dari Bagian Depan Ruko
Menurut keterangan sejumlah saksi mata di lokasi, api pertama kali terlihat dari bagian depan ruko sebelum dengan cepat menjalar ke seluruh bangunan. Warga yang melihat kepulan asap tebal langsung berteriak dan berusaha memadamkan api menggunakan alat seadanya, namun upaya mereka gagal karena api sudah terlalu besar. Beberapa warga bahkan sempat mengetuk pintu tetangga untuk mengajak mereka menyelamatkan diri.
“Kaget banget, jam segitu masih subuh, tiba-tiba lihat api besar. Langsung teriak minta tolong,” ujar seorang warga sekitar yang enggan disebutkan namanya.
Pemadam Kebakaran Dikerahkan, Proses Pendinginan Masih Berlangsung
Petugas pemadam kebakaran dari Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkarmat) Kota Depok tiba di lokasi tidak lama setelah laporan diterima. Beberapa unit mobil pemadam dikerahkan untuk menjinakkan si jago merah. Butuh waktu beberapa jam bagi petugas untuk benar-benar memadamkan api dan memulai proses pendinginan guna mencegah munculnya titik api baru.
Hingga berita ini diturunkan, pihak kepolisian masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk menyelidiki penyebab pasti kebakaran. Dugaan sementara mengarah pada korsleting arus pendek listrik, namun belum ada kesimpulan resmi dari aparat. Pemilik ruko kini masih menunggu hasil investigasi lebih lanjut sembari menghitung total kerugian yang diderita.